Home > Ragam Berita > Nasional > Para Nelayan Berharap KPK Serius Usut Kasus Korupsi Reklamasi

Para Nelayan Berharap KPK Serius Usut Kasus Korupsi Reklamasi

Jakarta – Izin reklamasi Pulau G telah dicabut. Hal tersebut dilakukan setelah pengadilan tata usaha negara (PTUN) mengabulkan gugatan nelaya. Kini para nelayan bakal melayangkan gugatan untuk ketiga pulau lain. Tujuannya, mencabut izin reklamasinya ketiganya.

Para Nelayan Berharap KPK Serius Usut Kasus Korupsi Reklamasi

Sementara itu, uang sebesar Rp30 miliar dari hasil reklamasi diduga mengalir ke Teman Ahok, yang tak lain adalah kelompok relawan calon petahan, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menanggapi hal tersebut, ketua pengembangan hukum dan pembelaan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Marthin Hadiwinata menegaskan bahwa rencana reklamasi pesisir utara Jakarta sangat berbau korupsi.

”Kami khawatir kalau memang kenyataannya begitu (ada aliran ke Teman Ahok). Karena ini mencederai proses demokrasi, saya kira ini menunjukkan reklamasi ini proyek koruptif,” ujar Marthin pada Sabtu (25/6/2016).

Marthin menganggap, ada segelintir pihak yang diuntungkan dari proyek reklamasi. ”Dan tidak hanya pengembang saja, tapi eksekutif juga pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan. Ya misalkan aliran dana itu menunjukkan sifatnya koruptif karena sifatnya tidak benar,” tambahnya.

”Kami berharap KPK melakukan upaya serius, jangan sampai hanya berhenti di DPRD. karena proyek reklamasi koruptif, pertama dari munculnya ada barter dengan izin, ini kan menunjukkan proses yang namanya memberikan pasal 2 atau 3 UU Tipikor, yakni untuk memperkaya orang lain. Menurut kami ini fatal, KPK harus buka lebih jauh, harusnya juga eksekutif termasuk pengembang yang lain. Saya khawatir KPK masuk angin kalau misalkan dia hanya berhenti pada DPRD,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Aksi Bela Palestina Rencananya Digelar Pada 17 Desember

Aksi Bela Palestina Rencananya Digelar Pada 17 Desember

Jakarta – Kabar terbaru dari Ma’ruf Amin selaku Ketum MUI menjelaskan bahwa akan ada Aksi ...