Home > Ragam Berita > Internasional > Berita Internasional : Militer Iran Kembali Serang Pemberontak Kurdi

Berita Internasional : Militer Iran Kembali Serang Pemberontak Kurdi

Erbil – Pasukan Revolusi Iran (IRGC) dikabarkan memakai artileri untuk menyerang area pegunungan, dekat perbatasan, di distrik Sorandi, Kurdistan, Irak. Karena serangan tersebuut, lima korban luka-luka.

Berita Internasional : Militer Iran Kembali Serang Pemberontak Kurdi

Menurut keterangan Walikota Soran, Qurmang Ezzat, serangan dari pasukan Iran di daerah perbatasan telah dimulai pada Senin pagi dan telah melukai lima warga sipil termasuk tiga orang anak-anak.

Ezzat juga melaporkan pasukan Iran terus-menerus menyeraang kawasan tersebut dengan peralatan senjata berat dan mengakibatkan lahan pertanian menjadi luluh lantak. Demikian sebagainmana dilansir MEMO, Selasa (28/6/2016).

Pengerahan militer oleh Pemerintah Iran adalah bertujuan untuk menyerang Partai Demokratis Kurdi Iran (KDPI) yang saat ini berada di tempat tersebut. Serangan itu dilakukan setelah mereka menggempur Kota Mahabad, dekat perbatasan Irak.

Sebelum ini, menurut Sekretaris KDPI, Jenderal Mustafa Hijriah, bentrokan juga pernah terjadi antara KDPI dan pasukan Iran di barat Azerbaijan dan mengakibatkan 20 tentara Iran mati terbunuh dan enam orang dari partai Kurdi meninggal dunia. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Delegasi Militer Qatar Bakal Memperlajari Sistem Persenjataan Strategis Indonesia

Delegasi Militer Qatar Bakal Memperlajari Sistem Persenjataan Strategis Indonesia

Doha – Delegasi Angkatan Bersenjata Qatar bekal menyambangi mengunjungi Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis