Home > Ragam Berita > Nasional > Cafe Jamban Milik Budi Laksono Jadi Perdebatan di Medsos

Cafe Jamban Milik Budi Laksono Jadi Perdebatan di Medsos

Semarang – Media sosial beberapa hari ini dihebohkan dengan kontroversi seputar kehadiran Kafe Jamban di Semarang dimana setiap makanan dan minuman yang dipesan oleh pembeli disajikan diatas sebuah jamban asli.

Cafe Jamban Milik Budi Laksono Jadi Perdebatan di Medsos

Kafe milik seorang dokter bernama Budi Laksono ini menuai komentar positif dan negatif dari netizen. Bahkan puncaknya kini muncul sebuah petisi yang menyerukan agar Kafe Jamban tidak ditayangkan di televisi.

Terlepas dari kontroversi yang bermunculan di sosial media, Budi Laksono mengaku bahwa Kafe Jamban yang ia dirikan tersebut menjadi salah satu cara baginya untuk mengkampanyekan betapa pentingnya jamban bagi kesehatan.

Budi Laksono sendiri yang berprofesi sebagai dosen yang mengajar di beberapa perguruan tinggi negeri di Semarang getol melakukan penerangan kepada masyarakat terkait pentingnya mempunyai jamban yang sehat. Bahkan sejak tahun 2005, Budi telah membangun 173.000 jamban di berbagai daerah.

“Biayanya kadang dari pemerintah, swadaya maupun mandiri,” kata Budi di Kafe Jamban miliknya pada Kamis (30/6/2/2016).

Tidak hanya melakukan penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat, namun Budi dan beberapa relawan lainnya juga sedang berusaha agar buang air sembarangan bisa dijadikan fatwa haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Jamban itu menurut agama (Islam) mengikuti sunah Rasul. Kalau enggak punya jamban, jelas (penyakitnya) nulari (menulari) yang lain. Kami masih berjuang agar ada ada fatwa haram buang air sembarangan,” ujar Budi.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Dhani Buktikan Pribumi Itu Ada Lewat Kamus Bahasa Indonesia

Dhani Buktikan Pribumi Itu Ada Lewat Kamus Bahasa Indonesia

Bogor – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dilaporkan oleh Jack Boyd dari Gerakan Pancasila dengan ...