Home > Ragam Berita > Internasional > Ketua Gangster Ini Merasa Hidupnya Lebih Damai Pasca Mengenal Islam

Ketua Gangster Ini Merasa Hidupnya Lebih Damai Pasca Mengenal Islam

Sidney – Mungkin banyak yang belum pernah mendengar nama Vince Focarelli. Ia adalah seorang mantan ketua gangster asal Australia yang sekarang memiliki keinginan jadi orang baik setelah masuk Islam. Ia ingin hidup damai, memiliki keluarga yang normal, menjauhi masalah, dan banyak membantu orang lain.

Ketua Gengster Ini Merasa Hidupnya Lebih Damai Pasca Mengenal Islam

Laki-laki berusia 41 tahun tersebut menghabiskan enam tahun hidupnya dalam dunia yang kelam, di mana cobaan terberatnya adalah melihat anaknya tewas. Namun itu dulu, Vince mengatakan setiap orang pernah membuat kesalahan dan memiliki kesempatan untuk merubah diri.

Vince menceritakan, usai mengenal Islam, ia merasa sudah kembali ke jalan yang benar. Dia bahkan sekarang membuka sebuah restoran bernama La’Fig Cucina di Carrington St, Sydney, dan kerap memberi makan para tunawisma dan membagikan sedekah kepada orang miskin.

Ketua Gengster Ini Merasa Hidupnya Lebih Damai Pasca Mengenal Islam

“Saya benar-benar telah menjauhkan diri dari semua aspek yang berkaitan dengan gangster dalam hidup saya,” ujar Vince kepada Seven News, Minggu (3/7/2016).

“Saya manusia dan saya sudah terlepas dari kesalahan yang dilakukan di masa lalu, semua orang membuat kesalahan,” tambahnya.

Tidak lama usai memilih untuk menjadi muallaf, Vince membangun sebuah restoran sebagai pilar perubahannya. Ia mengatakan restoran bisa memberi makan para tunawisma dan memberikan sedekah kepada orang yang membutuhkan.

“Sebagai Muslim, ini tanggung jawab kita untuk memberi, terutama di hari Ramadhan di mana kita bisa belajar untuk rendah hati dan alim, serta menyerap semua kebaikan dan cinta yang ada di dalam diri setiap orang di seluruh dunia,” lanjut cerita Vince.

“Di bulan Ramadhan, apa pun yang kami jual akan ada porsi, presentase dari keuntungan itu, yang digunakan untuk kegiatan kemanusian. Kami ingin berkontribusi bahwa ini adalah cara yang terbaik.”

Vince juga mengungkapkan jika restorannya juga menyajikan katering untuk para tunawisma dan juga menyajikan sup malam bagi mereka yang membutuhkan.

Mantan pemimpin geng tersebut mengatakan ide untuk membangun restoran muncul setelah ada keinginan untuk menciptakan sesuatu yang halal dan ramah.

“Kami memulai berbicara di dapur kami, saya dan istri saya.”

“Mengapa kita tidak membantu komunitas Muslim dan melakukan sesuatu yang halal, organik dan vegan,” ceritanya.

Antara tahun 2010 hingga 2012, Vince pernah menjadi enam kali jadi target pembunuhan, menurut situs The Advertiser. Ia nyaris tewas dalam serangan bom di sebuah supermarket di Dry Creek, pada bulan Januari 2012 lalu.

Dalam serangan tersebut, anak yang paling disayanginya, Giovanni, harus menjadi korban dan meninggal. Setelah itu, Vince harus ditahan atas tuduhan penggunaan narkoba.

“Kami kehilangan Giovanni dengan sayang disayangkan, ia selalu ada dipikiran kami,” lanjut cerita Vince.

“Kami selalu memikirkannya dan membicarakannya setiap hari.”

Vince merupakan mantan ketua geng Comanchero yang berpusat di Sydney. Ia dibebaskan dari penjara dalam pembebasan bersyarat pada bulan April 2013. Sementara itu, ia tidak pernah menceritakan bagaimana dirinya bisa sampai memeluk Islam. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Delegasi Militer Qatar Bakal Memperlajari Sistem Persenjataan Strategis Indonesia

Delegasi Militer Qatar Bakal Memperlajari Sistem Persenjataan Strategis Indonesia

Doha – Delegasi Angkatan Bersenjata Qatar bekal menyambangi mengunjungi Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis