Home > Unik > Lucu > Unik, Kucing Di Keluarga Ini Juga Ikut Mengantri Minta Maaf Saat Lebaran

Unik, Kucing Di Keluarga Ini Juga Ikut Mengantri Minta Maaf Saat Lebaran

Jakarta – Salah satu acara pokok dari Hari Raya Idul Fitri, khususnya di Indonesia, adalah tradisi sungkeman dari anak atau anggota keluarga yang lebih muda ke anggota keluarga yang lebih tua atau orang tua.

Unik, Kucing Di Keluarga Ini Juga Ikut Mengantri Minta Maaf Saat Lebaran

Dalam tradisi sungkeman tersebut, seorang anak akan meminta maaf kepada orang tuanya dengan cara berlutut dan mencium tangan orang tuanya.

Pada hari Lebaran, Rabu (6/7/2019) kemaren seorang netizen memposting foto sungkeman dari sebuah keluarga lewat akun Twitter.

Di foto tersebut nampak seorang pria dan wanita duduk di atas sofa. Sang ibu sedang memeluk anaknya, sedangkan sang ayah sedang bersalaman dengan putrinya yang lain. Satu orang putri mereka lainnya berdiri di belakang untuk mengantri sungkeman dengan sang ayah.

Unik, Kucing Di Keluarga Ini Juga Ikut Mengantri Minta Maaf Saat Lebaran

Foto ini sekilas hanyalah foto dari tradisi sungkeman yang biasa saja dari sebuah keluarga. Namun yang membuat tidak biasa yaitu hadirnya seekor kucing gemuk berwarna coklat yang ikut antri untuk sungkem. Kucing itu duduk di belakang anak yang sedang berdiri.

Foto ini kontan mendapatkan banyak tanggapan kagum dan gemas dari netizen melihat tingkah kucing lucu tersebut.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Meme Lucu Ornamen Alexis Yang Dipertanyakan Bertuliskan PKI

Meme Lucu Ornamen Alexis Yang Dipertanyakan Bertuliskan PKI

Jakarta – Pada acara debat Cagub DKI 2017 yang telah berlangsung pada (13/1/2017) lalu menyisakan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis