Home > Ragam Berita > Nasional > Karawang Lebih Butuh Dana Perbaikan Irigasi Dibanding Bantuan Traktor

Karawang Lebih Butuh Dana Perbaikan Irigasi Dibanding Bantuan Traktor

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang rencananya meminta Pemerintah Pusat agar mengganti jenis bantuan traktor yang diberikan di setiap tahunnya, karena ada hal lain yang dinilai lebih penting.

Karawang Lebih Butuh Dana Perbaikan Irigasi Dibanding Bantuan Traktor

“Bantuan traktor tidak terlalu kita butuhkan, sehingga jika ada bantuan traktor dari pusat akan kita tolak, kita akan tukar dengan dana perbaikan irigasi,” kata Wakil Bupati Karawang, Jimmy Ahmad Zamakhsyari saat meninjau saluran irigasi, di Desa Jatiwangi, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, pada Selasa,(19/7/2016).

‪Jimmy mengungkapkan, pada saat ini Karawang sama sekali tidak kekurangan traktor. Menurutnya, kebutuhan mendesak di wilayah Karawang saat ini merupakan perbaikan infrastruktur irigasi.

“Infrastruktur irigasi Karawang dalam kondisi kritis. Kami mendapat banyak aduan dari petani jika banyak sawah yang tidak kebagian air secara layak,” kata dia.

Ia lalu menjanjikan akan melakukan perbaikan irigasi dapat dilaksanakan tiga bulan kedepan.‬

Kepala Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan, Kabupaten Karawang, menambahkan apabila 49 persen saluran irigasi primer sepanjang 78 Km di Karawang rusak berat, 29 persen irigasi sekunder sepanjang 451 Km rusak berat. Adapun dari 1200 Km saluran irigasi tersier rusak sebanyak 30 persen.‬

‪Hal ini kemudian membuat Kadarisman khawatir, karena Karawang harus segera memulai musim tanam sesegera mungkin, karena sudah telat menanam selama 1,5 bulan.

“Jika irigasi masih saja menjadi kendala, hasil panen di Karawang dikhawatirkan tidak akan maksimal,” ujarnya.

‪Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana rencananya akan segera mengeluarkan surat edaran untuk petani pekan ini. Isinya mengimbau agar segera melakukan penanaman.

“Saya akan mengawal surat edaran bupati kepada semua petani untuk segera melakukan penanaman padi,” kata Jimmy

‪Kabupaten Karawang di musim tanam gandu tahun ini mengalami keterlambatan tanam karena kekeringan pada tahun 2015 silam. Tinggi mata air di bendung Walahar yang hanya dibawah 90 mdpl membuat gelontoran air akhirnya hanya sedikit.

“Jangan sampai selalu telat,” katanya.‬ (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Alasan Anas Urbaningrum Batal Jadi Saksi Sidang E-KTP

Inilah Alasan Anas Urbaningrum Batal Jadi Saksi Sidang E-KTP

Jakarta – Beralasan sakit, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaninggrum batal menjadi saksi sidang ...