Home > Teknologi > Games > Majelis Ulama Arab Saudi Menilai Pokemon Mengandung Penyesatan

Majelis Ulama Arab Saudi Menilai Pokemon Mengandung Penyesatan

Mekah – Majelis ulama tertinggi di Arab Saudi untuk kesekian kalinya memfatwakan jika permainan franchisePokemon haram untuk dimainkan, seperti dilansir dari media setempat, Kamis (21/7/2016).

Majelis Ulama Arab Saudi Menilai Pokemon Mengandung Penyesatan

Meskipun demikian, Sekretariat Jenderal Majelis Ulama Senior Arab Saudi tidak menyebutkan secara tegas permainan Pokemon GO, yang digandrungi anak muda dari berbagai penjuru dunia saat ini.

Pada 15 tahun lalu, lembaga itu memutuskan bahwa permainan kartu Pokemon juga haram.

Game Pokemon GO dari Nintendo, yang mengharuskan pengguna berjalan kaki mencari tokoh kartun Pokemon melalui layar telepon pintar menjadi aplikasi sangat terkenal di dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Menurut majelis ulama Arab Saudi, perubahan hewan dalam permainan Pokemon untuk memperoleh kekuatan tertentu mengandung penyesatan karena mempromosikan teori evolusi alam.

“Adalah hal sangat mengejutkan bahwa kata evolusi keluar begitu banyak dari mulut anak-anak,” ujar fatwa majelis ulama Arab Saudi.

Mereka juga menyatakan apabila game Pokemon mengandung hal lain, yang dilarang dalam Islam, diantaranya,

“penyekutuan Tuhan dengan adanya dewa, perjudian yang dilarang dalam Al Quran dan pemujaan berhala”. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

4 Manfaat Positif Bermain Video Game Bagi Anak

4 Manfaat Positif Bermain Video Game Bagi Anak

Jakarta – Tidak sedikit dari orangtua yang mencemaskan kebiasaan anak mereka yang terlalu sering bermain ...