Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok Tegaskan Nilai NJOP Tidak Terlalu Tinggi

Ahok Tegaskan Nilai NJOP Tidak Terlalu Tinggi

Jakarta – Dalam sidang kasus suap pembahasan Raperda Zonasi dan Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta itu, Aguan menyatakan keberatan dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas tanah reklamasi. NJOP yang mencapai lebih dari Rp20 juta itu dinilai Aguan terlalu tinggi. Namun Ahok tak setuju dengan pendapat Agung.

Ahok Tegaskan Nilai NJOP Tidak Terlalu Tinggi

Ahok membantah kesaksian Bos PT Agung Sedayu Group Sugiyanto Kusuma alias Aguan yang bersaksi kemarin (27/7/2016) dalam persidangan terdakwa Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk Ariesman Widjaja dan stafnya Trinanda Prihantoro.

“NJOP enggak ketinggian. Justru pakai NJOP supaya dia tepat. Kalau enggak pakai NJOP, jual atau diskon, mengauditnya bagaimana? Tapi kalau pakai fix NJOP kan enak,” kata Gubernur yang biasa disapa Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Menurut Ahok, NJOP merupakan nilai pasti yang sudah ditetapkan. Perhitungan NJOP diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 523/KMK. 04/1998 tentang Penentuan Klasifikasi dan Besarnya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai Dasar Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Reklamasi Bakal Dihentikan Anies-Sandi, Luhut : Asal Sesuai Aturan

Reklamasi Bakal Dihentikan Anies-Sandi, Luhut : Asal Sesuai Aturan

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mempersilakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI ...