Home > Ragam Berita > Nasional > Provokator Tanjungbalai Ternyata Tak Puas Dengan Pemerintahan Jokowi

Provokator Tanjungbalai Ternyata Tak Puas Dengan Pemerintahan Jokowi

Jakarta – Atas tuduhan menyebarkan kebencian di media sosial terkait kericuhan yang terjadi di Tanjungbalai, beberapa hari lalu., Ahmad Taufik (41), diamankan oleh Kepolisian.

Provokator Tanjungbalai Ternyata Tak Puas Dengan Pemerintahan Jokowi

Ahmad mengakui jika dirinya menyebarkan ujaran kebencian karena tidak puas terhadap kinerja pemerintah.

“Dari hasil pemeriksaan, dia alasannya memang selama ini tidak puas dengan pemerintahan yang ada, kaya kondisi ekonomi yang sekarang, harga-harga barang naik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/8/2016).

Di kesempatan yang sama, AKBP Henku Haryadi selaku Wadirkrimsus Polda Metro Jaya, menambahkan jika Ahmad menyebarluaskan ujaran kebencian melalui dua akun Facebook-nya.

Pesan yang diposting oleh Ahmad di jejaring sosial bernada provokasi dan rasa tidak puas terhadap Presiden Joko Widodo. Hengki mengungkapkan, selama ini Ahmad Taufik memang kerap mengkritik pemerintah Indonesia melalui medsos. Ia menuturkan, Ahmad Taufik bukanlah anggota organisasi masyarakat tertentu.

“Belum kami temukan yang bersangkutan bergabung dengan ormas tertentu,” kata Hengki.

Ahmad berpotensi dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) dan atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 156 KUHP dan atau 160 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman penjara selama enam tahun. (Yayan – harianiondo.com)

x

Check Also

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Jakarta – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memenangkan pihak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ...