Home > Ragam Berita > Internasional > Mevlut Cavusoglu Ungkapkan Uni Eropa Dukung Pelaku Kudeta

Mevlut Cavusoglu Ungkapkan Uni Eropa Dukung Pelaku Kudeta

Ankara – Saat ini, Turki tidak memiliki hubungan yang cukup bagus dengan dunia Barat. Kondisi tersebut kini makin memanas. Sebelumnya, otoritas setempat menuduh seorang jenderal Amerika Serikat (AS) membekingi pelaku kudeta. Kini Turki menduga Uni Eropa memberikan dukungan terhadap kudeta militer tersebut.

Mevlut Cavusoglu Ungkapkan Uni Eropa Dukung Pelaku Kudeta

Hal terebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu. Tudingan itu disampaikan Cavusoglu saat ia mengumumkan delegasi dari pejabat Kementerian Luar Negeri, militer dan intelijen yang akan pergi menuju Rusia untuk mengadakan pembicaraan tentang konflik di Suriah.

Dalam kesempatan tersebut, Cavusoglu mengklaim rakyat Turki meyakini Uni Eropa ikut mendukung kudeta militer. Namun, rencana itu akhirnya dapat digagalkan karena kekompakan seluruh warga Turki yang bersatu di bawah komando Presiden Erdogan.

”Saya akan sampaikan hal ini secara terbuka. Ini disebabkan Uni Eropa mengambil keuntungan dari tragedi kudeta militer dan ikut mendukung gerakan tersebut,” ujar Cavusoglu sebagaimana diberitakan Morning Star pada Kamis (11/8/2016).

Tragedi kudeta militer di Turki telah mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan ribuan orang telah ditangkap. Menurut Presiden Erdogan, dalang di balik kudeta militer ini adalah ulama terkemuka asal Turki yang tinggal di AS, Fethullah Gulen.

Hingga saat ini, Pemerintah Turki telah mengirim dokumen kedua bukti keterlibatan Gulen dalam kudeta militer. Kendati demikian, Gulen tak kunjung diserahkan Pemerintah AS. Bahkan, Presiden Barrack Obama meminta Ankara untuk memberikan bukti tentang keterlibatan Gulen terlebih dahulu sebelum diekstradisi. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Ribut Soal Yerusalem, Israel Lancarkan Serangan Ke Hamas

Ribut Soal Yerusalem, Israel Lancarkan Serangan Ke Hamas

Gaza – Dikala dunia matanya teralihkan oleh pernyataan Donald Trump mengenai Yerusalem, pada Sabtu dini ...