Home > Ragam Berita > Nasional > Peringati Kemerdekaan RI, Antasari Azhar Mendapat Remisi

Peringati Kemerdekaan RI, Antasari Azhar Mendapat Remisi

Jakarta – Antasari Azhar telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia pun telah mendekam dalam tahanan. Dalam rangka memperingati 71 tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan remisi.

Peringati Kemerdekaan RI, Antasari Azhar Mendapat Remisi

”Pak Antasari tahun ini menjalani tahun ketujuh sehingga mendapat remisi umum maksimal yaitu enam bulan,” kata Kepala Sub Direktorat Komunikasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Akbar Hadi di Jakarta pada Rabu (17/8/2016).

Antasari Azhar dijatuhi hukuman 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2010 dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen tahun 2009 dan saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang.

”Namun Bu Atut dan Mbak Angelina tidak dapat remisi sedangkan Saipul Jamil belum mendapat remisi karena belum in cracht,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sedang menjalani hukuman tujuh tahun penjara karena terbukti menyuap hakim Mahkamah Konstusi Akil Mochtar sementara mantan anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh berdasarkan putusan Peninjauan Kembali perkaranya dipidana penjara 10 tahun. (Tita Yannuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Telusuri Foto Bendera Merah Putih Bertuliskan Arab Asli atau Editan

Polisi Telusuri Foto Bendera Merah Putih Bertuliskan Arab Asli atau Editan

Jakarta – Irjen Boy Rafli Amar selaku Kepala Divisi Humas Polri menyatakan jika pihaknya sedang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis