Home > Ragam Berita > Nasional > Jokowi Bakal Angkat Lagi Archandra Tahar Sebagai Menteri ESDM ?

Jokowi Bakal Angkat Lagi Archandra Tahar Sebagai Menteri ESDM ?

Jakarta – Wacana mengenai akan dipanggilnya kembali Archandra Tahar oleh Presiden Joko Widodo memang semakin emngemuka. Salah satu bentuk dukungan kepada Archandra jika bisa kembali menjadi Menteri adalah Menko Maritim Luhut Biansar Pandjaitan.

Jokowi Bakal Angkat Lagi Archandra Tahar Sebagai Menteri ESDM ?

Sepert saat berbicara usai mengikuti upacara Peurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Rabu (17/8/20216), Luhu mengatakan jika dirinya berpikiran kalau presiden mempertimbangkan Archandra untuk dipakai di Indonesia maka dirinay 1000 ersen akan setuju.

Luhut menambahkan abhwa Archandra Tahar in isudah berhasil mengurai struktur biaya perminyakan di Blok Masela. Luhut menambahkan abhwa Archandra juga sudah dapat memetakan operasi laut dalam di Makassar dan juga mengenai struktur harga-harga gas yang telah mahal.

Luhut mengungkapkan jika hal-hal itu tadi dapat menghemat hingga puluhan milyar dolar dan akan emnguntungkan Indonesia serta membuat harga-harga mungkin menjadi lebih murah jika kita bisa tahu struktur cost dnegan baik. Luhut pun menegakan jika kita enbih baik tak mempersoalkan masalah kewarganegaraan itu karena jika memang beliau bisa memberikan niai plus untuk bagsa Indonesia ini, maka harus diapresiasi. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Pengacara Kaitkan Status Tersangka Habib Rizieq Dengan Ahok

Pengacara Kaitkan Status Tersangka Habib Rizieq Dengan Ahok

Jakarta – Koordinator tim pembela Rizieq Shihab, Eggi Sudjana, menilai penetapan status tersangka kepada Habib ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis