Home > Ragam Berita > Nasional > Sandiaga Uno Nilai Ahok Diuntungkan Bila Tidak Cuti

Sandiaga Uno Nilai Ahok Diuntungkan Bila Tidak Cuti

Jakarta – Menurut bakal calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Gerindra, Sandiaga Uno, bila Ahok tidak melakukan cuti saat masa kampanye maka Ahok akan diuntungkan dan menjadi tidak fair baginya.

Sandiaga Uno Nilai Ahok Diuntungkan Bila Tidak Cuti

Salah satu keuntungan Ahok bila tidak melakukan cuti maka ia akan tetap mendapatkan pengawalan ketat dari aparat. Menurut kabar, Ahok mendapatkan pengawalan sebanyak 150 hingga 200 anggota brimob setiap harinya.

“Pertama pengawalan, saya diberitahu dia (Ahok) diberikan pengawalan 150 sampai 200 Brimob. Kalau dia cuti kan dia harus bayar sendiri. Sekarang dia membebani itu kepada negara,” kata Sandiaga di Palmerah, Jakarta, Rabu (31/8/2016) malam.

Sedangkan menurut Sandi, dirinya kemana-kemana hanya ditemani oleh beberapa orang dari relawannya, tanpa pengawalan polisi.

“Kalau saya turun ke masayarakat hanya bersama relawan-relawan saya yang menemani, tidak ada pengawalan sama sekali. Itu yang bisa dilihat secara kasat mata,” kata dia.

Selain pengawalan, Sandiaga Uno juga menyoroti soal media yang akan selalu melekat kepada Ahok bila mantan Bupati Belitung Timur ini tidak melakukan cuti.

“Selanjutnya bagaimana dengan media yang melekat sama dia? Bagaimana proses promosi? Jadi itu yang harus digarisbawahi dan ingatkanlah bahwasanya posisi dia sebagai petahana jangan menjadi legitimasi untuk menggunakan aset negara,” kata Sandiaga.

Masa kampanye pada Pilgub DKI 2017 mendatang akan dimulai pada mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Sedangkan pada peraturan yang lama, petahana harus melakukan cuti selama masa kampanye.

Seperti diketahui, Ahok sedang mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada ke Mahkamah Konstitusi. Dalam pengajuannya, Ahok menginginkan agar calon petahana dapat bebas memilih antara melakukan cuti untuk kampanye atau tidak melakukan cuti dengan risiko tidak melakukan kampanye.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

La Paz – Seorang perawat pria bernama Grover Macuchapi (27) harus berurusan dengan polisi setelah ...