Home > Ragam Berita > Nasional > Khairul : Tersangka Teror Bom di Medan Tidak Semestinya Dipenjara

Khairul : Tersangka Teror Bom di Medan Tidak Semestinya Dipenjara

Medan – Beberapa waktu lalu, terjadi teror bom bunuh diri di Gerja Katolik Stasi St Yosep. Kejadian tersebut tepatnya terjadi pada Minggu (28/8/2016). Seharusnya, pelaku dijatuhi hukuman penjara. Namun, ada pihak yang menolak sanksi tersebut.

Khairul : Tersangka Teror Bom di Medan Tidak Semestinya Dipenjara

Pendapat itu disampaikan mantan narapidana terorisme yang terlibat pada kasus perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 2010, Khairul Ghazali, 50. Dia berpendapat pelaku harus direhabilitasi. Tujuannya, menghilangkan paham radikal di dalam dirinya.

”Dia (IAH) harusnya tidak dipenjara. Dia malah harus direhabilitasi. Apalagi dia masih anak-anak. Dia bukan seorang yang teridiologi, ahli doktrin, ustadz, atau ulama. Dia cuma pelaku di lapangan yang sudah dicuci otaknya. Dia masih bisa disadarkan dan dikembalikan ke jalan yang benar,” jelas Khairul pada Kamis (1/9/2016).

Khairul pun mengaku, IAH bukan satu-satunya anak yang sudah terpengaruhi paham radikal. ”Masih banyak korban lain seperti IAH ini. Jangan sampai hukuman yang diberikan kepadanya justru menjadi pemicu bagi korban-korban lain untuk melakukan aksi lanjutan,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

HTI : "PPP Pendukung Penista Alquran"

HTI : “PPP Pendukung Penista Alquran”

Jakarta – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang kini telah dibubarkan oleh pemerintah memastikan tidak akan ...