Home > Ragam Berita > Internasional > Aksi Bom Bunuh Diri Anggota Taliban Tewaskan Puluhan Warga

Aksi Bom Bunuh Diri Anggota Taliban Tewaskan Puluhan Warga

Kabul – Kondisi Afghanistan memang sendang mencekam. Hal tersebut tampak dalam sebuah ledakan besar. Aksi teror bom tersebut terjadi di Kabul pada Senin larut malam (5/9/2016). Berdasar informasi, itu adalah aksi bom bunuh diri kelompok Taliban.

Aksi Bom Bunuh Diri Anggota Taliban Tewaskan Puluhan Warga

Sebagaimana diberitakan Reuters pada Selasa (6/9/2016), mereka melancarkan aksi tersebut di dekat Kementerian. Akibatnya, 24 tewas. Selain itu, 91 warga luka-luka. Korban tewas termasuk sejumlah pejabat tinggi bidang keamanan.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab ataupun memberikan informasi soal kemungkinan ada korban tewas dan luka-luka.

Sementara itu, sebelumnya, dua bom meledak di tengah kerumunan pada sore hari di daerah ramai di kota tersebut, yang dekat dengan Kementerian Pertahanan.

Taliban segera menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri dan mengenai sejumlah personel pasukan keamanan dan warga sipil, yang sebelumnya membantu membawa para korban ledakan pertama ke rumah sakit.

”Ketika ledakan pertama terjadi, orang-orang mengerumuni lokasi dan kemudian ledakan kedua terjadi, yang sangat kuat dan membunuh banyak orang,” kata seorang saksi kejadian Samiullah Safi. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Telantarkan PRT, Majikan di Singapura Masuk Bui

Telantarkan PRT, Majikan di Singapura Masuk Bui

Singapura – Akibat menelantarkan pembantu rumah tangga hingga kelaparan, sepasang suami istri di Singapura divonis ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis