Home > Ragam Berita > Nasional > Kasus Siswa Aniaya Guru di Makassar Berakhir Damai

Kasus Siswa Aniaya Guru di Makassar Berakhir Damai

Makassar – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh seorang siswa SMKN 2 Makassar berinisial MAS (16) yang dilakukan bersama sang ayah terhadap guru arsitektur bernama Dasrul berakhir damai.

Kasus Siswa Aniaya Guru di Makassar Berakhir Damai

Hal ini terjadi karena Dasrul telah memaafkan MAS sebelum persidangan berlangsung pada Selasa (6/9/2016) di Pengadilan Negeri Makassar.

Pernyataan damai yang disepakati kedua belah pihak secara tertulis ini kemudian diserahkan kepada majelis hakim tunggal Teguh Sri Raharjo pada Selasa.

“Upaya diversi alias upaya penyelesaian di luar sidang antara kedua pihak diterima oleh hakim dalam persidangan tadi dan putusan diversi itu akan ditandatangani hakim hari Kamis (8/9/2016) nantinya. Dan selanjutnya digunakan untuk membebaskan MAS dari perkara atau dinyatakan selesai,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Deddy Suwardi Suracham saat dihubungi via telepon di Makassar, Rabu (7/9/2016).

Penasihat Hukum korban, Andi Azis Pangeran mengatakan bahwa upaya damai yang telah disepakati merupakan inisiatif korban, sehingga kini MAS sudah bisa bebas.

Namun demikian, pernyataan damai ini tidak berlaku bagi ayah dari MAS yang ikut menganiaya Dasrul, Muh Adnan Achmad.

Deddy mengaku sangat mengapresiasi putusan hakim akan upaya diversi yang telah diajukan kedua pihak, sehingga perkara pidana anak MAS dapat dinyatakan selesai.

“Upaya diversi atau damai itu hanya untuk terdakwa MAS, tapi tidak untuk bapaknya, Muh Adnan Achmad. Klien saya tak mau damai atau tempuh upaya sama,” tutur Azis.

Terdakwa MAS dikenakan Pasal 170 KUHP, sementara ayahnya Adnan dikenai Pasal 351 KUHP Jo Pasal 170 KUHP.

Seperti diketahui sebelumnya, Dasrul menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh MAS dan ayahnya, Muh Adnan Achmad, MAS merasa tidak terima dirinya ditegur oleh Dasrul karena tidak mengerjakan tugas.

Muh Adnan Achmad yang tidak terima anaknya ditegur lantas pergi ke sekolah dan menemukan Dasrul. Dari situlah peristiwa penganiayaan ini kemudian terjadi sehingga mengakibatkan hidung dan pelipis Dasrul terluka.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Para Sesepuh Bangsa Berkumpul, Hasilkan Lima Seruan Penting

Para Sesepuh Bangsa Berkumpul, Hasilkan Lima Seruan Penting

Jakarta – Sejumlah tokoh senior dari lintas agama dan budaya berkumpul dalam Forum Sesepuh Bangsa ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis