Home > Teknologi > Buka Loket LHKPN, Calon Pasangan Diisyaratkan Segera Berikan -Surat Tanda Terima

Buka Loket LHKPN, Calon Pasangan Diisyaratkan Segera Berikan -Surat Tanda Terima

Jakarta – Loket Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) telah dibuka. Hal tersebut ditujuakan kepada para calon kepala daerah. Itu adalah salah satu syarat yang diajukan KPK agar para calon bisa mengikuti Pilkada Serentak.

Buka Loket LHKPN, Calon Pasangan Diisyaratkan Segera Berikan -Surat Tanda Terima

”Peraturan KPU mensyaratkan agar calon pasangan kepala daerah menyerahkan surat tanda terima LHKPN. KPK sudah mengirimkan surat mengenai mekanisme tata cara penyampaian LHKPN ke KPU. Direktorat LHKPN akan membuka loket khusus penerimaan LHKPN bakal calon kepala kepada darah mulai 21 September sampai 3 Oktober di ruang auditorium gedung KPK Jalan HR Rasuna Said kav C1,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta pada Jumat (9/9/2016).

Berdasarkan Peratuan Komisi Pemilihan Umum No 5 taun 2016 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, pasal 41 ayat l dokumen persyaratan pencalonan dan persyaratan calon yang wajib disampaikan kepada KPU Provinsi/Kabupaten/Kota adalah surat tanda terima penyerahan laporan harta kekayaan penyelenggara negara dari instansi yang berwenang memeriksa laporan harta kekayaan penyelenggara negara.

”Tapi kami berharap mereka sudah memberikan LHKPN sebelum dibukanya loket tersebut. Bakal calon kepala daerah diharapkan bisa menyerahkan LHKPN sebenar-benarnya dan tetap dalam form LHKPN, form A untuk baru pertama kali dan form B bagi yang sudah pernah,” ungkap Yuyuk.

Selain itu, KPK juga meminta agar KPK Provinsi/kota/kabupaten melakukan koordinasi dengan KPK dengan mengirimkan kontak dan mengonfirmasi keaslian LHKPN yang disampaikan pasangan calon dan memberikan daftar nama pasangan calon. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kapolri: Telegram Medsos Favorit Kelompok Teroris

Kapolri: Telegram Medsos Favorit Kelompok Teroris

Jakarta – Pemblokiran media sosial Telegram oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) jelas menuai pro ...