Home > Ragam Berita > Nasional > Bakar Lahan 1 Hektar, Dua Warga Ini Ditahan Polisi

Bakar Lahan 1 Hektar, Dua Warga Ini Ditahan Polisi

Pekanbaru – Akibat membakar hutan di Dusun III Koto Panjang, Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto, Kampar, Riau, dua orang warga harus berurusan dengan polisi dari Polsek XIII Koto.

Bakar Lahan 1 Hektar, Dua Warga Ini Ditahan Polisi

Dua orang warga yang ditangkap tersebut berinisial MY (47) dan SU. Mereka berdua mengaku telah membakar huan sejak dua pekan lalu, dan kini telah sekitar satu hektar lahan yang rata dengan tanah.

“Saat ini keduanya ditahan di Polsek XIII Koto Kampar. Mereka sudah mengakui perbuatannya,” kata Paur Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra, Minggu (18/9/2016).

Perbuatan kedua pelaku pembakaran hutan ini pertama kali diketahui oleh Satgas Penanggulangan Kebakaran yang melihat ada kepulan asap yang berasal dari wilayah Dusun III Koto Panjang.

Sementara sebagian tim berusaha untuk memadamkan api, tim yang lainnya langsung mencari pelaku dan menangkap keduanya di rumah masing-masing.

“Mereka berhasil diamankan saat di rumah masing-masing, kita mengamankan mancis yang dipakai untuk membakar,” ujar Deni.

“Mereka dijerat dengan Pasal 108 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup dan Pasal 108 UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Bawa Bendera Save Palestina, Ibu-ibu Penolak Ahok Larang Pewarta Mengambil Foto

Bawa Bendera Save Palestina, Ibu-ibu Penolak Ahok Larang Pewarta Mengambil Foto

Jakarta – Sekelompok massa kontra Ahok terpaksa haraus berjalan memutar ke titik kumpul, bagian selatan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis