Home > Ragam Berita > Nasional > Benarkah Herry Ajak Jessica Wongso Pacaran Hanya Sebuah Trik?

Benarkah Herry Ajak Jessica Wongso Pacaran Hanya Sebuah Trik?

Jakarta – Jessica Kumala Wongso diduga mengalami pelecehan, oknum kepolisian diminta untuk diusut tuntas tersangka kasus pembunuhan wayan Mirna Salihin.

Benarkah Herry Ajak Jessica Wongso Pacaran Hanya Sebuah Trik?

”Itu tidak dibenarkan dan melanggar kode etik, orang dalam tahanan tidak boleh diganggu dari sisi cinta, apalagi dilakukan aparat penegak hukum,” kata Pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada Minggu (2/10/2016).

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan yang diduga melecehkan Jessica Kumala Wongso saat menjalani pemeriksaan. Menurut Muzakir ajakan berpacaran yang diajukan Herry sebagai penyidik, kepada Jessica sebagai tersangka tidak dibenarkan.

Terlebih Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan pembelaan terhadap Herry dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan upaya atau trik yang dilakukan oleh oknum kepolisian dalam mengungkap sebuah kasus. Tito mengatakan langkah itu dibolehkan dalam penyidikan.

”Menurut saya tindakan Herry melanggar kode etik kepolisian, karena telah melakukan tindakan yang tidak tepat, tidak menghargai orang yang sedang ditahan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, ada beberapa hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh oknum kepolisian, salah satunya adalah mengajak tersangka menjalin hubungan dengan tujuan agar tersangka mengakui sesuatu.

Padahal, kata dia, pengakuan seorang tersangka atau saksi harus berdasarkan akal sehat, dan tidak dalam kondisi tertekan. ”Orang mengaku harus penuh kesadaran bukan karena emosi karena cinta, nah ini efeknya kurang bagus dalam proses penyidikan,” katanya.

Jessica mengaku digoda dan dirayu AKBP Herry agar mau menjadi pacar pada sidang ke-26 lalu. Ajakan pacaran itu bertujuan agar Jessica mengaku sebagai pelaku atas kasus kematian Mirna.

x

Check Also

Pengamat Politik Nilai Pansus Angeket Hanya Berisi Partai-Partai Pendukung Pemerintah

Pengamat Politik Nilai Pansus Angeket Hanya Berisi Partai-Partai Pendukung Pemerintah

Jakarta – Pengamat politik dari The Indonesian Institute Arfianto Purbolaksono mengatakan sudah seharusnya Pansus Hak ...