Home > Ragam Berita > Nasional > Penyidik Kantongi Identitas Oknum Anggota TNI yang Merampok PT TAG

Penyidik Kantongi Identitas Oknum Anggota TNI yang Merampok PT TAG

Bandung – Penyidik telah mengantongi identitas empat tersangka TNI. Sebelumnya, mereka merampok mobil jasa pengantar uang ATM milik PT TAG. Kejadian tersebut berlangsung di di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Berdasar informasi, mereka adalah anggota kesatuan Detasemen Markas (Denma) Kodam III Siliwangi.

Penyidik Kantongi Identitas Oknum Anggota TNI yang Merampok PT TAG

“Mereka berada di bawah satuan Detasemen Markas (Denma) Kodam II Siliwangi,” tutur Kapendam Kodam III Siliwangi, Kolonel Desi Ariyanto, di Makodam III Siliwangi, Senin (3/10/2016).

Namun, Ariyanto tidak mau merinci siapa saja nama dari para pelaku dari oknum anggota tersebut. Hal itu menurutnya menjadi kewenangan pihak kepolisian untuk mengungkapkannya. Saat ini para oknum anggota tersebut sudah berada di Pomdam III Siliwangi. Mereka ditangkap pada 1 September.

“Mereka sudah ada di Pomdam diserahkan pada malam minggu kemarin. Sudah kita tahan dan akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata dia.

Desi menyampaikan atas kejadian ini Panglima Kodam III Siliwangi sangat kecewa atas perilaku anggotanya yang tidak mencerminkan sebagai abdi negara. Menurut Desi keempat orang tersebut sudah melanggar sumpahnya sebagai prajurit.

“Mereka malah membuat ulah yang memalukan nama TNI, dan itu sudah melanggar sumpah prajurit,” lanjutnya.

Desi menyebut jika Pangdam Siliwangi kecewa dengan ulah anggotanya. Pimpinan TNI tersebut menilai jika empat orang yang terlibat perampokan terhadap mobil milik PT. TAG, sudah tidak pantas berada di lingkungan TNI.

“Sedang kita proses. Intinya mereka kita pecat dengan tidak hormat,” tandasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Tegaskan KJP Plus Jadi Program yang Diharapkan Warga Jakarta

Anies Tegaskan KJP Plus Jadi Program yang Diharapkan Warga Jakarta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus masuk ...