Home > Ragam Berita > Nasional > Soal Tuduhan Melecehkan Al Quran, Ini Kata Ahok

Soal Tuduhan Melecehkan Al Quran, Ini Kata Ahok

Jakarta – Sekelompok masyarakat yang menamakan diri mereka Advokat Cinta Tanah Air melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Bareskrim Polri terkait ucapan Ahok dalam pidatonya di hadapan masyarakat Kepulauan Seribu pada Selasa (27/9/2016) lalu.

Soal Tuduhan Melecehkan Al Quran, Ini Kata Ahok

Ahok dianggap melakukan pelecehan terhadap agama dan melanggar Pasal 156A Undang-Undang Nomor 1 PNPS tahun 1965.
Salah satu yang melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri pada Kamis (6/10/2016) adalah Novel Bamu’min. pengurus ormas Front Pembela Islam.

Ahok sendiri tidak berkeberatan bila dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian karena dirinya tidak merasa melecehkan Al Quran.

“Ya silakan saja. Karena kan kalimatnya kalau kalian ikutin video jelas. Saya tidak mengatakan menghina Al Quran. Saya tidak mengatakan Al Quran bodoh,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/10/2016).

“Saya katakan kepada masyarakat di pulau seribu, kalau kalian dibodohi oleh orang-orang rasis, pengecut, menggunakan ayat suci itu untuk tidak milih saya ya silahkan, nggak usah milih,” kata Ahok menirukan ucapanya ketika itu.

“Jadi ayat Al Quran ada yang salah nggak? Nggak salah. Konteksnya bukan itu. Konteksnya jangan pilih nasrani yahudi jadi temenmu, sahabatmu sebenernya terjemahan asli. Nanti bilang saya campurin urusan agama lagi,” tambah Ahok.

Pada saat itu, Ahok hanya memberikan penekanan kepada warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, agar tidak memilih dirinya semata-mata agar program terus dilanjutkan, apalagi kini banyak pihak yang tidak suka terhadap dirinya.

“Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu, nggak pilih saya karena dibohongi (orang) dengan Surat Al Maidah (ayat) 51 macam-macam itu. Itu hak bapak ibu. Kalau bapak ibu merasa nggak bisa pilih karena takut masuk Neraka, oh nggak apa-apa,” kata Ahok.

“Karena ini panggilan bapak ibu. Program ini (pemberian modal bagi pembudidaya kerapu) jalan saja. Jadi bapak ibu nggak usah merasa nggak enak karena nuraninya nggak bisa pilih Ahok,” Ahok menambahkan.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Boni Hargens Kritik Politisi Gerindra Yang Ingin Boikot Pilpres 2019

Boni Hargens Kritik Politisi Gerindra Yang Ingin Boikot Pilpres 2019

Jakarta – Pengamat politik Boni Hargens menuding, pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief ...