Home > Ragam Berita > Nasional > Heboh, Beredar Rencana Pasukan Berani Mati Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok

Heboh, Beredar Rencana Pasukan Berani Mati Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok

Jakarta – Baru-baru ini Pasukan Berani Mati Pemuda Islam Indonesia telah menyebar undangan. Undangan tersebut berisi tentang kegiatan aksi dan konferensi pers guna mengadili Ahok yang dinilai menistakan kitab suci Alquran.

Heboh, Beredar Rencana Pasukan Berani Mati Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok

Undangan tersebut disebarkan mereka melalui pesan elektronik. Seperti yang tertulis dalam undangan, aksi mereka tersebut akan dilakukan pada Senin (10/10/2016) pukul 15.00 ba’da Ashar. Dan Gedung Majelis Ulama Indonesia ditunjuk menjadi tempat kegiatan mereka nantinya.

Dalam undangan tersebut juga dijelaskan bahwa sekitar 145 orang relawan telah bergabung bersama mereka. Hal tersebut membuat Sekjen MUI Anwar Abbas, angkat bicara. Ia menilai bahwa kegiatan ini tidak baik dan tidak ada manfaatnya. Ia pun meminta agar mereka tak menjadikan MUI sebagai tempat aksi dan konferensi pers itu.

“Sehubungan dengan beredarnya undangan aksi dan konfrensi pers oleh pihak-pihak tertentu yg katanya dikoordinatori oleh saudara Gusrin Lessy yang akan menjadikan kantor MUI sebagai tempat untuk melakukan aksi dan konprensi pers maka dengan ini secara tegas saya meminta kepada pihak tersebut agar tidak menjadikan kantor MUI sebagai tempat melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu,” kata Anwar.

Lantas dirinya juga menjelaskan bahwa Indonesia ,merupakan negara hukum yang memiliki undang-undang yang harus dipatuhi. Oleh sebab itu masyarakat di negeri ini haruslah melihat dan menerapkan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Hal tersebut akan membuat hidup bermasyarakat bisa menjadi tenang dan tenteram.

“Oleh karena itu saya menghimbau kepada semua pihak bila merasa tidak puas dan atau tidak senang terhadap seseorang atau kelompok orang maka janganlah melakukan hal-hal yang diluar dari ketentuan hukum karen perbuatan yang seperti itu jelas akan membawa kerusakan di tengah-tengah masyarakat,” katanya menegaskan.

Anwar pun juga mengimbau kepada mereka yang tak puas agar menempuh prosedur dan proses hukum yang berlaku. Kemudian mempercayakannya kepada proses hukum untuk mengadili dan memutuskannya.

“Untuk itu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saya berharap agar pihak penegak hukum tanggap dan memberikan respon yang cepat agar tidak terjadi masalah-masalah yangg tidak kita inginkan,” jelasnya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Dikabarkan Mencalonkan Diri Dalam Pilgub Jabar, Aa Gym Angkat Bicara

Dikabarkan Mencalonkan Diri Dalam Pilgub Jabar, Aa Gym Angkat Bicara

Jakarta – Baru-baru ini, ulama kondang, Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengungkapkan bahwa dirinya tidak ...