Home > Ragam Berita > Internasional > Kader AKP Tewas Ditembak Kemlompok Militan Kurdi

Kader AKP Tewas Ditembak Kemlompok Militan Kurdi

Diyarbakir – Kelompok militan Kurdi kembali beraksi. Targetnya adalah seorang kader Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP). Kelompok tersebut ditembak hingga tewas di Diyarbakir, Turki. Korban diketahui bernama Deryan Aktert. Dia adalah politikus kedua yang menjadi sasaran kelompok Kurdi.

Kader AKP Tewas Ditembak Kemlompok Militan Kurdi

Aktert merupakan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AKP untuk Provinsi Diyarbakir. Sebagaimana diberitakan Reuters pada Selasa (11/10/2016), kader partai pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan itu diserang sekelompok orang pada Senin 10 Oktober sekira pukul 22.30 waktu setempat.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab terhadap pembunuhan Deryan Aktert. Namun, anggota Partai Pekerja Kurdi (PKK) diduga sebagai pelaku penembakan. Kelompok tersebut diketahui memiliki konflik berkepanjangan dengan pemerintah Turki yang didominasi kader AKP.

Sebelumnya, sekelompok orang lainnya membunuh Wakil DPD AKP Diyarbakir, Aydin Mustu, pada Minggu 9 Oktober 2016. Ia tewas dibunuh di Distrik Ozalp, Kota Van, sebelah timur Diyarbakir. Kelompok militan PKK juga diduga berada di balik pembunuhan tersebut.

Anggota Parlemen Turki perwakilan Diyarbakir yang juga kader AKP, Ebubekir Bal, menuturkan kantor milik Deryan Aktert sempat menjadi sasaran serangan kelompok bersenjata pada 2015.

Konflik bersenjata antara kelompok militan PKK dengan pasukan Turki mulai memanas sejak Juli 2015 saat perjanjian gencatan senjata dicabut. PKK yang mulai melakukan pemberontakan pada 1984 dianggap sebagai kelompok teroris Turki. Presiden Erdogan bersumpah untuk menumpas habis militan PKK di Diyarbakir, yang didominasi oleh Suku (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Berhijab di Tiongkok, Wanita Ini Sempat Dianggap Gila

Berhijab di Tiongkok, Wanita Ini Sempat Dianggap Gila

Jakarta – Sudah menjadi sebuah rahasia umum bila hijab adalah identitas wanita musim. Namun ternyata ...