Home > Olahraga > Balap > Berita F1 : Benarkah Harapan Rio Mengaspal di Musim 2017 Bakal Pupus ?

Berita F1 : Benarkah Harapan Rio Mengaspal di Musim 2017 Bakal Pupus ?

London – Harapan Rio Haryanto mengaspal di F1 2017 bisa saja sirna. Sebagaimana diberitakan Motorsport ada Selasa (11/10/2016), kesempatan pembalap kebanggaan Indonesia tersebut akan kandas bila posisi kosong di Renault sudah terisi. Kabarnya, pembalap Force India Nico Hulkenberg bakal segera memperkuat tim tersebut.

Berita F1 : Benarkah Harapan Rio Mengaspal di Musim 2017 Bakal Pupus ?

Hulkenberg sebenarnya berkomitmen untuk bertahan di Force India. Namun, situs Motorsport menyatakan driver asal Jerman tersebut memiliki kesepakatan yang memungkinkannya pindah ke tim lain.

Kehilangan pembalap berpengalaman seperti Hulkenberg membuat Force India membidik beberapa pembalap. Kevin Magnussen, Jolyon Palmer, Valtteri Bottas dan Esteban Ocon menjadi pertimbangan.

Apabila Hulkenberg benar-benar bergabung dengan Renault, hal itu tentu berdampak terhadap kesempatan Rio yang tengah mencari tim baru. Sebab, pembalap berusia 23 tahun tersebut sudah tidak memiliki banyak pilihan lagi.

Sebenarnya, masih ada kursi kosong di Williams, Haas, Manor, Toro Rosso dan Sauber. Akan tetapi, target realistis saat ini hanya tinggal dari Sauber dan Manor, mengingat kedua tim tersebut tengah mencari pay driver untuk balapan F1 musim depan. (Tita Yanuantari – hariaindo.com)

x

Check Also

Tidak Puas dengan Penampilan, Folger Berharap Punya Waktu Belajar

Tidak Puas dengan Penampilan, Folger Berharap Punya Waktu Belajar

Bormes Les Mimosas – Pembalap Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, mengungkapkan masih memiliki sarana ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis