Home > Ragam Berita > Nasional > Terkait Video Ahok, Buya Syafii : “Tuhan Dibajak Oleh Politisi”

Terkait Video Ahok, Buya Syafii : “Tuhan Dibajak Oleh Politisi”

Jakarta – Terkait pro-kontra pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengutip ayat suci Al-Quran, Majelis Ulama Indonesia (MUI), menerangkan fatwa bahwa perbuatan Ahok sudah melecehkan Al-Quran yang telah dikeluarkannya tadi siang.

Terkait Video Ahok, Buya Syafii : "Tuhan Dibajak Oleh Politisi"

Oleh karena itu, MUI dalam hal ini diwakili Tengku Zulkarnain (Wasekjen MUI Pusat) membacakan rekomendasi MUI pusat yaitu sebagai berikut seperti dilansir dari bacakabar.com, Rabu (12/10/2016):

1. Pemerintah dan masyarakat wajib menjaga harmoni kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Pemerintah wajib mencegah setiap penodaan dan penistaan Al-Quran dan agama Islam dengan tidak melakukan pembiaran atas perbuatan tersebut.

3. Aparat penegak hukum wajib menindak tegas setiap orang yang melakukan penodaan dan penistaan Al-Quran dan ajaran agama Islam serta penghinaan terhadap ulama dan umat Islam sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Aparat penegak hukum diminta proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas, cepat, proporsional, dan profesional dengan memperhatikan rasa keadilan masyarakat agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap penegakan hukum.

5. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri serta menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum, di samping tetap mengawasi aktivitas penistaan agama dan melaporkan kepada yang berwenang.

Pada dialog yang di pandu oleh bung karni Ilyas, Tengku Zulkarnain (Wasekjen MUI Pusat) menambahkan,

ā€Untuk kejadian melecehkan Al-Quran kalau hukum islam, Ahok Harus dihukum mati, dipotong kaki dan tangannya atau minimal di usir dari Indonesia. ā€.

Beda pendapat MUI, beda pendapat Buya Syafii Maarif. Buya menilai agar kasus ini tidak dijadikan alat politik kampanye hitam yang tidak sehat untuk menjatuhkan salah seorang paslon.

ā€œAhok sudah minta maaf, kalo sudah minta maaf yah diselesaikan saja. Dan saya rasa Ahok bukan orang jahat lahā€¦Diselesaikan dengan baiklah dengan fair tanpa ada kampanye hitamā€ ucap Buya Syafii Maarif dan disambut riuh tepuk tangan Timses Ahok.
Buya pun memberi nasehat agar kasus Ahok ini tidak menjadi alat pemuas bagi pihak tertentu yang berkepentingan karena sungguh tidak benar membawa-bawa nama Tuhan untuk hal yang kotor.

ā€œKalau memperalat Tuhan untuk tujuan politik yang kotor itu tiak bisa dibenarkan. Sepanjang sejarah demokrasi kita, Tuhan dibajak oleh politisi, politisi yang tidak mau naik kelas menjadi negarawan. Seperti dipaksa Tuhan berpihak kepadanya. Ini mungkin bisa dipahami tapi kalau ini hanya untuk sekadar membela kepentingan politik sesaat, ini yang merusak kita. Merusak demokrasi yang sudah kita bangun selama 18 tahun,ā€ tutup Buya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ada Masjid Dilarang Menerima Bantuan Darinya, Ini Reaksi Ahok

Ada Masjid Dilarang Menerima Bantuan Darinya, Ini Reaksi Ahok

Jakarta – Kandidat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi santai ada seruan dari ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis