Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok Tetapkan Tarif Rp 30 Juta Sebagai Pembicara Saat Kampanye

Ahok Tetapkan Tarif Rp 30 Juta Sebagai Pembicara Saat Kampanye

Jakarta – Waktu pelaksanaan kampanye kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 sudah di depan mata. Pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur sudah mempersiapkan konsep kampanye masing-masing demi menarik simpati warga DKI Jakarta.

Ahok Tetapkan Tarif Rp 30 Juta Sebagai Pembicara Saat Kampanye

Tidak terkecuali bagi pasangan bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat. Mereka memiliki cara yang berbeda untuk mendekati warga.

Ahok dan Djarot akan berjalan sendiri-sendiri dalam berkampanye selama empat bulan mendatang, mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.

Demi mengikuti kontestasi pilkada, Ahok tak mau mengeluarkan uang sama sekali. Sehingga warga lah yang harus membayar jika ingin mendengar visi, misi, serta janjinya untuk Jakarta.

Berbagai acara berbayar telah ada di dalam benak Ahok. Mulai dari stand up comedy, festival berbayar, makan malam berbayar, dan lain-lain. Ahok mengadopsi konsep kampanye Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

“Mungkin kami mau bikin nonton bersama, makan bersama, atau ada kayak Festival Teman Ahok lagi. Orang yang mau terlibat ya partisipasi,” kata Basuki atau Ahok, di Sekretariat Teman Ahok, Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (1/10/2016).

Ahok juga mengungkapkan apabil istem itu akan menjadi model pertama kampanye yang dibiayai partisipasi masyarakat. Nantinya hasil penjualan tiket tersebut akan dijadikan sebagai dana kampanye.

Selain itu, kata Ahok, siapapun pihak yang ingin membuat acara dengannya dan mendaulat dirinya menjadi pembicara, harus memiliki fasilitas antar jemput.

“Lo kalau mau ngundang gue jadi pembicara, lo ngundang gue kampanye, lo mesti jemput gue dong. Mesti bayar gue lagi, lumayan dong, sekali bicara Rp 30 juta, kalau jadi pembicara 20 kali, jadi Rp 600 juta,” kata Ahok.

Dalam beberapa waktu ke depan, berbagai dana yang masuk ditransfer ke rekening bersama Ahok-Djarot. Setelah resmi ditetapkan sebagai pasangan calon, Ahok-Djarot akan membuka rekening bank bersama.

Baca juga: Sophia Latjuba Kesampingkan Kegiatan Keartisan Demi Ahok

Nantinya masyarakat pun dapat menyumbang dana dengan mentransfer ke rekening bersama. KPU mengizinkan perseorangan serta korporasi atau perusahaan menyumbang dana kampanye bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ridwan Kamil Desak Pihak Yang Bubarkan KKR Natal di Bandung Untuk Minta Maaf

Ridwan Kamil Desak Pihak Yang Bubarkan KKR Natal di Bandung Untuk Minta Maaf

Jakarta – Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyesali kejadian pembubaran Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis