Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok-Djarot Punya Cara Unik Dalam Kampanye Pilgub

Ahok-Djarot Punya Cara Unik Dalam Kampanye Pilgub

Jakarta – Masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 akan berlangsung. Demi menarik simpati warga Jakarta, pasangan bakal cagub dan cawagub sudah mempersiapkan konsep kampanyenya masing-masing.

Ahok-Djarot Punya Cara Unik Dalam Kampanye Pilgub

Pasangan bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat. Keduanya memiliki cara yang cukup berbeda untuk mendekati warga.

Selama empat bulan mendatang, Ahok-Djarot akan berjalan sendiri-sendiri dalam berkampanye mulai 28 Oktober 2016-11 Februari 2017.

Ahok tak mau mengeluarkan uang sama sekali dalam melakukan kampanyenya. Sehingga warga lah yang harus membayar jika ingin mendengar visi, misi, serta janjinya untuk Jakarta.

Berbagai acara berbayar telah ada di dalam benak Ahok. Mulai dari stand up comedy, festival berbayar, makan malam berbayar, dan lain-lain. Ahok mendapatkan ide dari konsep kampanye Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

”Mungkin kami mau bikin nonton bersama, makan bersama, atau ada kayak Festival Teman Ahok lagi. Orang yang mau terlibat ya partisipasi,” kata Basuki atau Ahok, di Sekretariat Teman Ahok, Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (22/10/2016).

Menurut Ahok, sistem itu akan menjadi model pertama kampanye yang dibiayai partisipasi masyarakat. Nanti, hasil penjualan tiket tersebut akan dijadikan sebagai dana kampanye.

Baca juga: Ahok Tegaskan Hanya Kalah Ketampanan daripada Anies dan Agus

Sementara itu, Djarot tidak sama sekali menyinggung rencana membuat acara berbayar. Djarot merencanakan lebih banyak blusukan dan turun menemui masyarakat.

”Bebas aja-lah, bikin kampanye yang menyenangkan. Nyanyi-nyanyi bersama warga,” kata Djarot. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Mahfud MD Sebut Sejumlah Aktivis 98 Kini Jadi Koruptor, Siapa Saja?

Mahfud MD Sebut Sejumlah Aktivis 98 Kini Jadi Koruptor, Siapa Saja?

Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam tweetnya menyebutkan bahwa sejumlah aktivis 98 ...