Home > Ragam Berita > Nasional > Dituduh Terlibat Kasus Human Trafficking, Inilah Pembelaan Gatot

Dituduh Terlibat Kasus Human Trafficking, Inilah Pembelaan Gatot

Jakarta – Beberapa waktu ini, nama Gatot Brajamusti alias Aa Gatot harus terlibat kasus hukum. Kini dia pun diduga terlibat dalam perdagangan manusia. Nah, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menjelaskan, Aa Gatot menampik kabar bahwa dirinya terlibat dalam human trafficking.

Dituduh Terlibat Kasus Human Trafficking, Inilah Pembelaan Gatot

“Saat sampai di Jakarta, Gatot sempat mengklarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat kasus human trafficking itu,” kata Awi kepada wartawan di Mapolda Metro, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).

Namun, lanjut Awi, penyidik akan tetap melakukan penyelidikan mengenai dugaan tersebut. “Ini baru informasi ya, kami akan lakukan penyelidikan. Kalau memang benar tidak ada keterlibatan itu ya sudah, tapi kalau memang ada indikasi ya kita akan usut tuntas,” tambahnya.

Baca juga: Selama Dua Tahun, Jokowi-JK Dinilai Belum Bisa Sejahterakan Rakyat

Menurut dia, pemeriksaan dan pemberkasan Aa Gatot yang sedianya akan dilakukan pada Jumat 21 Oktober 2016, akhirnya harus ditunda karena kesehatan Gatot yang menurun.

“Dia hanya diinterogasi saja. Jadi tidak dilakukan BAP karena kondisi kesehatannya menurun, tekanan darahnya tinggi,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Akan Tindak Tegas Para Pelaku Yang Menimbun Sembako Menjelang Bulan Ramadhan

Polisi Akan Tindak Tegas Para Pelaku Yang Menimbun Sembako Menjelang Bulan Ramadhan

Bandung – Baru-baru ini, pihak Polda Jawa Barat melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional yang ada ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis