Home > Ragam Berita > Nasional > Pendemo : “Bupati Bangkalan Tidak Tegas dan Merampas Hak Rakyat”

Pendemo : “Bupati Bangkalan Tidak Tegas dan Merampas Hak Rakyat”

Bangkalan – Massa yang terdiri atas puluhan orang dan tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Penegak Demokrasi Bangkalan,(AMDPDB) lakukan aksi unjuk rasa tuntut bupati bangkalan mundur dari jabatannya senin (24/10/2016) siang.

Pendemo : "Bupati Bangkalan Tidak Tegas dan Merampas Hak Rakyat"

Maksud kedatangan massa ke kantor Pemda karena mereka menilai bupati sudah tidak becus menjadi seorang pemimpin di Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur.

“Kami datang kesini menuntut keadilan. Kembalikan hak kami, dengarkanlah aspirasi dari rakyat, kalau Bupati Bangkalan tidak mendengarkan suara rakyat. maka Bupati adalah musuh kami,” teriak korlap aksi yang Wahyudi saat melakujkan orasi.

“Bupati tidak becus, kita masyarakat bangkalan tentunya sangat kecewa dengan sosok seorang pemimpin yang tidak tegas dan merampas haknya rakyat. Oleh karena itu kalau memang bupati perduli pada rakyat, maka dengarkanlah suara kami.

Baca juga: Ahok Berencana Bangun Masjid Megah di Kawasan Rusun Daan Mogot

“Bupati harus bekukan pelaksanaan pilkades bagi desa-desa yang bermasalah, kami tegaskan kalau sampai Bupati Bangkalan masih tetap melaksanakan pilkades di desa yang masih bermasalah maka yang akan terjadi adalah carok dan pertumpahan darah,”tegasnya korlap aksi. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Dianggap Membangkang, Ahmad Dhani Didepak Dari Lesbumi NU

Dianggap Membangkang, Ahmad Dhani Didepak Dari Lesbumi NU

Jakarta – Baru-baru ini beredar kabar bahwa Musisi Ahmad Dhani telah dipecat dari jabatan sebagai ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis