Home > Ragam Berita > Nasional > Pengamat : “Saya Yakin 95 Persen Pendemo Tidak Melihat Video Ucapan Ahok Secara Utuh”

Pengamat : “Saya Yakin 95 Persen Pendemo Tidak Melihat Video Ucapan Ahok Secara Utuh”

Jakarta – Syamsuddin Haris selaku Pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), amat menyayangkan pernyataan yang dilayangkan oleh mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. SBY dinilai mendukung unjuk rasa yang dilakukan pada Jumat (4/11/2016). Syamsudin mengatakan hal itu dalam diskusi dengan tema,”Keprihatinan Anak Bangsa Terhadap Ancaman Kebhinekaan” di Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Pengamat : "Saya Yakin 95 Persen Pendemo Tidak Melihat Video Ucapan Ahok Secara Utuh"

“Saya menyayangkan SBY. Dia sudah menjadi provokator sama seperti pemimpin organisasi kemasyarakat (ormas) keagamaan yang selalu membuat resah masyarakat,” kata Syamsuddin.

Dalam diskusi yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Peduli Kebangsaan itu, selain Syamsuddin tampil sebagai pembicara, pakar politik yang juga wartawan senior Budiarto Shambazy, Bambang Sulistomo, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), Mulyadi Tamsir, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Chrisman Damanik, dan aktivis perempuan, Emmy Hafild pun turut hadir disana.

Syamsuddin pun merasa kecewa dengan SBY yang mendesak pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk memproses Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama secara hukum atas dugaan penistaan agama. Syamsuddin menilai bahwa SBY melakukan hal seperti itu lantaran mempunyai kepentingan politik agar anaknya yang menjadi calon Gubernur DKI bisa memenangkan Pilkada 2017 mendatang. Syamsuddin turut menilai bahwa kata-kata Ahok di Kepulauan Seribu sama sekali tidak menodai agama atau Kitab Suci Alquran.

“Dia kan harus tahu penegakkan hukum itu ada prosesnya. Masa SBY tidak tahu kalau Polri sedang memproses kasus itu ? Penegakkan hukum kan tidak seperti membalikkan telapak tangan. Saya katakan SBY itu provokator,” kata dia.

“Coba nonton dan dengar rekaman acara itu secara utuh. Saya yakin 95 persen pengunjuk rasa besok (red-tanggal 4 November) tidak menonton dan mendengar acara dan perkataan Ahok secara utuh,” kata dia.

Baca Juga : Demo 4 November, Aa Gym Sediakan Pasukan Pemungut Sampah

“Saya tegaskan, tuntutan agar Ahok diproses hukum dan harus dihukum adalah sangat berkaitan dengan persaingan rebut DKI 1,” kata dia.

(bimbim – harianindo.com)

One comment

  1. sudah. siapa yang berbicara mau melengserkan jokowi dari kursi presiden da jelas dia provokatornya. dari awal pemilu juga mereka tidak senang dengan gubernur dan presiden yang naik. tetap dukung ahok. salam 2 jari.

x

Check Also

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

Jakarta – Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, mengharapkan pergantian Kepala Kepolisian Daerah Polda ...