Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terkini : Kabareskrim Targetkan Berkas Ahok Dilimpahkan ke Kejaksaan pada Jumat

Berita Terkini : Kabareskrim Targetkan Berkas Ahok Dilimpahkan ke Kejaksaan pada Jumat

Jakarta – Proses pemberkasan dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama hampir selesai. Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan proses pemberkasan perkara saat ini sudah mencapai 70 persen.

Berita Terkini : Kabareskrim Targetkan Berkas Ahok Dilimpahkan ke Kejaksaan pada Jumat

Pihaknya pun menargetkan berkas kasus tahap pertama bisa diserahkan ke Kejaksaan pada Jumat (25/11/2016). “(Ditargetkan) hari Jumat, tahap pertama,” katanya.

Ari Dono memprediksi berkas tersebut akan dikembalikan lagi ke Bareskrim untuk dilengkapi usai diserahkan tahap pertama ke Kejaksaan. Sesuai prosedur berkas yang diserahkan ke Kejaksaan itu akan dikembalikan lagi ke Bareskrim untuk dilengkapi.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan kejaksaan sejak awal penyidikan sehingga berkas tidak bolak-balik dikembalinya. “Harapannya bisa langsung P21 (berkas lengkap),” tutur Ari.

Pada penyidikan kasus dugaan penistaan agama itu, Bareskrim telah memeriksa Ahok untuk pertama kalinya pada Selasa (22/11). Bareskrim mencecar Ahok dengan 27 pertanyaan selama kurang lebih 8,5 jam.

Usai pemeriksaan, Sirra Prayuna, pengacara Ahok, mengatakan pihaknya akan mengajukan 14 orang ahli dan tujuh orang saksi kepada penyidik Bareskrim terkait penyidikan kasus kliennya. “Empat belas ahli dan tujuh orang saksi fakta pekan ini akan kami ajukan secara resmi,” kata Sirra

Menurutnya para saksi dan ahli tersebut adalah orang-orang yang pada tahap penyelidikan kasus ini sudah diperiksa penyidik. Ia menuturkan 14 ahli tersebut merupakan para ahli agama, ahli bahasa dan ahli pidana. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pengamat Curiga Ada Pihak Dibelakang Setya Novanto

Pengamat Curiga Ada Pihak Dibelakang Setya Novanto

Jakarta – Heri Budianto selaku Direktur Eksekutif Polcomm Institute memiliki penilaian mengejutkan bahwa sulitnya Setya ...