Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Identitas Pria Yang Memprovokasi Massa Demo 2 Desember

Inilah Identitas Pria Yang Memprovokasi Massa Demo 2 Desember

Jakarta – Dalam aksi super damai Bela Islam III, telah dimasuki oleh sebuah aksi provokasi yang dilakukan oleh seorang pria mabuk yang menenteng golok. Namun, aksi provokasi tersebut berhasil digagalkan berkat kesiapan dari petugas keamanan. Pria mabuk yang diketahui bernama Frans Mulian (35) ini langsung ditangkap.

Inilah Identitas Pria Yang Memprovokasi Massa Demo 2 Desember

Pria mabuk tersebut menebar teror ke para massa aksi damai tersebut di pintu timur Monas, Jakarta Jumat (2/12/2016). Ketika sejumlah massa aksi sedang duduk, Frans yang berjalan dengan sempoyongan tiba-tiba mengusir para perserta aksi sambil mengacungkan golok yang dibawanya. Ketika itu, Frans meminta para massa untuk membubarkan diri.

Melihat aksi tersebut, massa berbondong-bondong memukuli sang pelaku. Lantas, para petugas Polisi Militer yang berjaga di lokasi langsung mengamankan dan memasukkan pelaku yang sudah babak belur ke dalam mobil ambulans. Sang Pelaku diketahui adalah seorang warga Jati Kramat, Jatiasih, Bekasi. Demi keamanan, Frans kemudian dibawa ke Polres Jakarta Pusat.

Salah satu saksi mata bernama Galuh membenarkan, bahwa ketika dia dengan sejumlah peserta aksi lainnya sedang duduk, tiba-tiba pria yang dalam kondisi mabuk tersebut menghampirinya. Pria itu lalu mengancam dan meminta warga yang ada di Monas untuk bubar dan pulang. Pria itu membawa dua botol miras dan menenteng golok di tangan kanannya.

“Saya duduk diusir, ‘lu jangan duduk di sini, pergi sana. Jangan di sini’. Dia minum, bawa minuman dua botol. Dia bawa golok,” kata Galuh di kawasan Monas.

Baca Juga : Aksi 2 Desember, Peserta Antri Foto Dengan Polwan Cantik Ini

“Dia usir saya sambil bawa golok. Tadi banyak yang diancam,” ujarnya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

HNW Tegaskan Partainya Tidak Setuju dengan Perppu Ormas

HNW Tegaskan Partainya Tidak Setuju dengan Perppu Ormas

Jakarta – Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya menolak Peraturan Pemerintah ...