Home > Ragam Berita > Nasional > YLBHI Menyebut Jaksa Bakal Kesulitan Membuktikan Kasus Yang Menjerat Ahok

YLBHI Menyebut Jaksa Bakal Kesulitan Membuktikan Kasus Yang Menjerat Ahok

Jakarta – Sidang perkara dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal diselengarakan Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 13 Desember 2016. Beberapa dakwaan pun kini sedang disusun jaksa.

YLBHI Menyebut Jaksa Bakal Kesulitan Membuktikan Kasus Yang Menjerat Ahok

Koordinator Bantuan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Julius Ibrani menjelaskan, kasus yang menyereta Ahok bakal sulit dibuktikan. Jaksa bakal kerepotan mencari pembuktian dengan pasal 156a yang dijeratkan kepada Ahok. Hal tersebut terjadi lantaran Ahok tidak melanggar hak asasi manusia.

Menurut Julius, dalam pasal tersebut menyatakan perlindungan diberikan kepada orang sebagai subjek, bukan kepada pikiran, keyakinan, atau agama sebagai objek. Sedangkan yang diatur oleh Pasal 156a KUHP ini adalah perlindungan terhadap objek.

“Tidak heran karena historis pasal ini adalah pasal teror dari pemerintah kolonial Belanda terhadap kelompok agama yang dibangun oleh pribumi di masa itu,” kata Julius pada Selasa (6/12/2016).

Sebagaimana diketahui, Ahok diketahui dijerat menggunakan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Panglima TNI Gatot Dinilai Cocok Sebagai Cawapres Jokowi

Panglima TNI Gatot Dinilai Cocok Sebagai Cawapres Jokowi

Jakarta – Pilpres 2019 memang masih lama, namun beragam dukungan sudah mulai bermunculan untuk Presiden ...