Home > Ragam Berita > Nasional > Teror Buaya Mengancam Kawasan Kutai Timur

Teror Buaya Mengancam Kawasan Kutai Timur

Kutai – Buaya menjadi ancaman bagi warga yang bermukim di wilayah Kutai Timur (Kutim). Sebab, setiap tahun ada saja warga yang menjadi korban keganasan hewan yang memiliki nama latin, Crocodylus porosus tersebut.

Teror Buaya Mengancam Kawasan Kutai Timur

Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, dalam kurun dua tahun terakhir, sebanyak 10 orang menjadi korban serangan buaya. Nahas, tujuh di antara korban serangan tersebut meninggal dunia.

”Yah, data yang kami himpun ada 10 kali serangan buaya terhadap warga di beberapa kecamatan. Sebagian besar (korban serangan, Red.) meninggal dunia,” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Edy Ribut Junaedi.

Dia menerangkan, serangan buaya terbanyak terdapat di Kecamatan Bengalon dengan tiga korban. Kemudian disusul Kecamatan Sangatta Utara, Karangan, Sandaran, dan Sangatta Selatan. “Rata-rata serangan buaya terjadi saat warga tengah beraktivitas di sungai. Mengingat, hampir sebagian sungai di wilayah Kutim menjadi habitat alami buaya. Khususnya di wilayah Sangatta Utara dan Bengalon,” ucapnya.

Edy mengatakan, jumlah korban serangan buaya bisa jadi lebih besar dari yang telah dihimpun jajarannya. Sebab, kemungkinan masih banyak warga yang tidak melaporkan kejadian serangan hewan berdarah dingin tersebut.

Agar kejadian serupa tidak terus terulang, dia pun menghimbau warga untuk mengurangi aktifitas di sungai, khususnya yang menjadi habitat utama buaya. Selain itu, jika terjadi serangan, dapat segera melapor sehingga pemerintah melalui BPBD dapat segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Profesor Coppel : "Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal"

Profesor Coppel : “Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal”

Jakarta – Pilihan kata “Pribumi” yang digunakan Anies Baswedan dalam pidatonya yang menimbulkan polemik itu, ...