Home > Ragam Berita > Nasional > Lagi, Polisi Bongkar Prostitusi Online Yang Libatkan Mahasiswi di Surabaya

Lagi, Polisi Bongkar Prostitusi Online Yang Libatkan Mahasiswi di Surabaya

Surabaya – Polisi Subdit II Unit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim sukses mengungkap bisnis prostitusi online yang melibatkan mahasiswa asal Surabaya.

Lagi, Polisi Bongkar Prostitusi Online Yang Libatkan Mahasiswi di Surabayater size-full wp-image-161637″ />

Dua mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka yakni AP adalah mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surabaya, dan UY, warga Surabaya.

Menurut Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim, bisnis prostitusi online itu terungkap dari maraknya broadcast di WhatsApp dan Line. Seorang polisi yang kebetulan juga seorang mahasiswa, juga menerima broadcast itu.

Pihak Kepolisian berhasil menangkap kedua tersangka setelah melakukan penyelidikan, dengan melakukan patroli dan menyamar sebagai seorang mahasiswa yang menjadi pria hidung belang.

“Awalnya susah diungkap, karena prostitusi online dilakukan kedua tersangka ini ketat. Karena, hanya orang yang dikenal atau teman dekat saja dilayani kedua tersangka, dan baru ditangkap pada 18 Desember kemarin,” ujar kombes. Pol Frans Barung Mangera, Selasa (20/12/2016).

Tersangka AP berperan sebagai perekrut yang mencari mahasiswi di sejumlah perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur. Para mahasiswi itu difoto, setelah itu fotonya dikirim ke UY. Kemudian UY menyebarkan foto mahasiswi itu secara broadcast ke WhatsApp dan Line untuk mencari pria hidung belang yang mau mem-bookingnya.

“Dari keterangan tersangka tarifnya itu Rp3 juta, untuk sekali booking. Keuntungan yang didapat kedua tersangka itu sekitar 30 persennya,” ujar Barung Mangera.

Polisi juga telah menyita ponsel yang digunakan tersangka unutk bertransaksi, uang tunai, empat bungkus kondom baru, foto “ayam kampus” yang ditawarkan, serta percakapan transaksi kencan antara pelanggan dan tersangka.

“Dari melihat dilakukan tersangka, ini merupakan jaringan perdagangan orang. Maka bisa dijerat Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,” ujarnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

KPK Sita Dokumen saat Geledah Kantor Tersangka BLBI

KPK Sita Dokumen saat Geledah Kantor Tersangka BLBI

Jakarta – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua lokasi terkait kasus dugaan korupsi ...