Home > Ragam Berita > Nasional > Media Sosial Ramai Bicarakan Motif Pembunuhan Sadis di Pulomas

Media Sosial Ramai Bicarakan Motif Pembunuhan Sadis di Pulomas

Jakarta – Sebanyak enam dari sebelas orang yang disekap di dalam sebuah kamar mandi sempit di dalam sebuah rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur meninggal dunia, Selasa (27/12/2016).

Media Sosial Ramai Bicarakan Motif Pembunuhan Sadis di Pulomas

Dugaan sementara dari pihak kepolisian, kasus ini merupakan murni perampokan. Meski demikian, penelusuran motif dan pemeriksaan saksi masih terus berkembang.

Sementara itu di jejaring sosial, netizen terlihat antusias menelusur informasi soal kasus pembunuhan yang menimpa keluarga Dodi Triono itu.

Sejumlah dugaan pun mengalir deras. Bahkan kasus pembunuhan di pengujung tahun 2016 ini masih memuncaki percakapan di linimassa twitter.

Di media sosial Instagram, sejumlah akun yang diduga menjadi milik para keluarga korban pun ikut dibanjiri ucapan duka netizen.

Baca juga: Motif Pembunuhan di Pulomas, Kapolda Metro : “Tim Masih Melakukan Penyelidikan”

Tak cuma itu, netizen juga bahkan mencium ada motif lain di balik kasus pembunuhan yang disertai penyekapan tersebut. “inna lillahi wainnalillahiroji’un ???? kok saya berasumsi bukan perampokan tapi seperti ada yang tidak suka melihat kesuksesan mu om,” tulis salah satu akun, Rabu (28/12/2016).

x

Check Also

Polisi Melihat Ada Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Saat Pembangunan Masjid Al Fauz

Polisi Melihat Ada Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Saat Pembangunan Masjid Al Fauz

Jakarta – Komjen Ari Dono Sukmanto selaku Kepala Bareskrim Polri menyatakan, penyelidik telah menemukan indikasi ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis