Home > Gaya Hidup > Kesehatan > Vitamin yang Sebaiknya Tidak Ditinggalkan Saat Menginjak Usia 40 Tahun

Vitamin yang Sebaiknya Tidak Ditinggalkan Saat Menginjak Usia 40 Tahun

Jakarta – Sepanjang hidup manusia, tubuh pasti membutuhakan asupan vitamin yang tepat untuk mempertahankan tubuh sehat agar terbebas dari segala penyakit.

Vitamin yang Sebaiknya Tidak Ditinggalkan Saat Menginjak Usia 40 Tahun

Vitamin mempunyai fungsi khusus untuk memperbaiki tubuh, terutama pada pria maupun wanita yang mulai memasuki usia 40an. Pada usia ini individu membutuhkan vitamin esensial tertentu yang bekerja dalam mencegah beragam penyakit yang datang di masa tua.

Salah satunya adalah vitamin B12 yang berfungsi untuk menjaga kesehatan otak dan fungsi darah tetap normal. Vitamin ini dapat diperoleh dari ikan, ayam, dan daging. Sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 dalam bentuk yang lain, sebab vitamin ini mampu larut dalam air dan keluar melalui urin.

Tak berhenti sampai di situ, vitamin berikutnya yang dibutuhkan dewasa berumur 40 tahun adalah vitamin D. Asupan ini sangat penting untuk mencegah berbagai jenis kanker, penyakit hati, diabetes, dan jantung.

Baca juga: 5 Manfaat Minyak Esensial Lavender Bagi Kesehatan

Kemudian, sumber terbaik vitamin D berasal dari susu, biji-bijian, sereal, ikan, dan sinar matahari. Dianjurkan untuk mengonsumsi 4000 IU vitamin D per hari seperti dilansir dari Boldsky, Selasa (27/12/2016). (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Jangan Remehkan Mentimun, Ini Dia Manfaatnya Bagi Kesehatan

Jangan Remehkan Mentimun, Ini Dia Manfaatnya Bagi Kesehatan

Jakarta – Mentimun adalah salah satu jenis buah yang kerap kali disajikan sebagai makanan atau ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis