Home > Ragam Berita > Nasional > Kapolda Memprediksi Sidang Ahok Baru Akan Berakhir Bulan April atau Mei

Kapolda Memprediksi Sidang Ahok Baru Akan Berakhir Bulan April atau Mei

Jakarta – Irjen M Iriawan selaku Kapolda Metro Jaya terjun langsung ke lokasi persidangan dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan. Iriawan pun menyebut hingga saat ini sidang berlangsung dengan lancar.

“Alhamdulillah, pantauan saya semua berjalan dengan lancar. Teman-teman sudah tahu bagaimana pola pengamanannya sehingga sampai saat ini mulai dari awal, baik di Gajah Mada maupun di Ragunan, bisa berjalan dengan lancar,” ujar Iriawan di auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Iriawan menambahkan jika dirinya sempat berdiskusi dengan majelis hakim di sela sidang. Dari diskusi itu, Iriawan menyebut kemungkinan sidang tersebut bisa selesai hingga vonis pada bulan April atau Mei 2017.

“Dari diskusi saya dengan tim hakim, (sidang) itu kemungkinan akan panjang, artinya bisa sampai bulan April atau bulan Mei. Karena saksi cukup banyak. Saksi dari sidang Pak Ahok ini ada 46. Kalau 46 seminggu 4 saja, udah 8 minggu. Belum nanti yang meringankan. Belum saksi ahli. Belum replik, duplik, dan pembelaan,” ujar Iriawan.

Oleh karenanya, Iriawan memastikan jika pengamanan sidang tersebut dilakukan maksimal setiap minggunya. Selain dari unsur kepolisian, Iriawan menyebut pengamanan juga berasal dari unsur TNI dan pemerintah daerah.

“Oleh sebab itu, dalam setiap minggu setiap Selasa, kami akan melakukan sidang Bapak Ahok dengan pengamanan maksimal dibantu oleh unsur TNI dan pemerintah daerah,” ungkap Iriawan.

Baca juga: Saksi Pelapor Ahok Tuding Polisi Salah Ketik Dalam Membuat Laporan

“Intinya bagaimana sidang ini akan berjalan lancar, tertib, aman, dan semuanya sesuai dengan harapan,” tegasnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...