Home > Ragam Berita > Nasional > Gus Mus Jelaskan Pandangan Islam Tentang Wayang

Gus Mus Jelaskan Pandangan Islam Tentang Wayang

Jakarta – Menurut KH Mustofa Bisri, kesenian wayang merupakan suatu karya kesenian yang diupayakan bahwa keindahan itu tidak menabrak rambu-rambu fikih. Tentu ada perbedaan pendapat di antara para wali. Namun mereka sanggup berkoordinasi dengan baik sekali.

Gus Mus Jelaskan Pandangan Islam Tentang Wayang

Wayang

Dakwah itu harus sekreatif Wali Songo. Ketika di Jawa gandrung dengan kesenian, Wali Songo, khususnya Sunan Kalijaga, menciptakan suatu yang karya monumental, yaitu wayang. Gus Mus menyebut, ada hadits yang dipakai ulama-ulama keras yang berbunyi, “Siapa yang menggambar manusia, nanti akan disuruh memberi nyawa kepada gambarnya itu.” Meski demikian, wayang ini tidak bisa disebut manusia, sementara disebut gambar binatang juga tidak bisa.

“Tapi orang yang melihat menganggap itu manusia atau binatang. Itu hebatnya,” kata Gus Mus ketika disowani tim Ekspedisi Islam Nusantara pada April lalu.

Menurut Gus Mus, tidak ada manusia yang tangannya melebihi dengkul seperti tangannya wayang. Tak ada juga manusia yang tubuhnya gepeng seperti wayang. Wayang tersebut dipakai Sunan Kalijaga untuk berdakwah. Konon, kata Gus Mus, Sunan Kalijaga sendiri yang mendalang, kemudian orang datang.

“Tapi orang yang menonton merasa itu manusia. Itu luar biasa. Itu satu keindahan yang luar biasa,” jelasnya.

Baca Juga : Ustaz Fahrurozi : “Kalau Habib Ditahan, Ribuan Ulama Lainnya Juga Siap Ditahan”

Nilai-nilai ajaran tersebut lantas dikemas sedemikian rupa dalam cerita dari Hindu dengan latar Mahabharata dan Ramayana. Meski demikian, dalam wayang ceritanya sudah penuh dengan muatan-muatan ajaran Islam, tentang keikhlasan, tentang kemanusiaan, tentang buruknya khianat.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Anggaran Rp 28 Miliar Untuk Tim Gubernur Mendapat Sorotan DPRD DKI

Anggaran Rp 28 Miliar Untuk Tim Gubernur Mendapat Sorotan DPRD DKI

Jakarta – Jhonny Simanjuntak selaku Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta memiliki penilaian bahwa ...