Home > Ragam Berita > Internasional > Menteri PPPA Minta Sekolah dan Orang Tua Awasi Anak Dari Skip Challenge

Menteri PPPA Minta Sekolah dan Orang Tua Awasi Anak Dari Skip Challenge

Jakarta – Baru-baru ini sedang viral suatu permainan yang bisa dikatakan akan berdampak fatal bagi yang terlibat. Permainan Skip Challange iadalah semacam permainan dengan cara menekan sekeras-kerasnya dada seseorang selama beberapa waktu.

Menteri PPPA Minta Sekolah dan Orang Tua Awasi Anak Dari Skip Challenge

Hal itu menyebabkan anak tersebut kehilangan kesadaran (pingsan) dan kejang, lalu setelah beberapa saat ia akan kembali sadarkan diri. Dari beberapa rekaman video bahkan memperlihatkan para remaja hanya tertawa melihat kondisi temannya yang pingsan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menanggapi dengan serius. Yohana menghimbau orang tua, guru serta pihak-pihak dilingkungan sekitar anak untuk mengawasi dengan sungguh-sungguh aktivitas anak.

“Dengan mengawasi anak dari tindakan dan informasi yang membahayakan adalah sebuah langkah upaya pencegahan terhadap kekerasan pada anak,” tutur Yohana pada Selasa 14 Maret 2017.

Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak segera menindaklanjuti dan mengambil tindakan untuk menghentikan fenomena ini. Selain itu, setiap anak semestinya melakukan kegiatan yang bermanfaat serta tidak melakukan tindakan berbahaya yang dapat membuatnya menyesal di kemudian hari.

Menurut Yohana fenomena Skip Challenge ini sangat mengkhawatirkan karena memicu kekerasan pada anak sehingga upaya pencegahan dengan mengawasi aktivitas dan tumbuh kembang anak merupakan bagian dari implementasi pemenuhan hak anak.

Skip Challenge sangat tidak bermanfaat untuk dilakukan dan dari segi medis berbahaya serta menimbulkan efek yang tidak baik bagi kesehatan bahkan memicu kematian.

“Mata rantai kekerasan pada anak harus kita putuskan. Informasi yang tidak layak seperti Skip Challenge yang mengandung kekerasan tentu menjadi kewajiban pemerintah untuk menangani masalah ini,” himbaunya.

Baca Juga : Inilah Bahaya Serius Skip Challenge dari Pakar Kesehatan

Untuk itu, menurut dia, Kemenkominfo diharapkan dapat mencegah informasi yang tidak layak terhadap anak dengan meningkatkan pengawasan isi atau konten media sosial yang menyampaikan informasi yang tidak layak untuk anak,” tegas Menteri Yohana. (Icha – harianindo.com)

x

Check Also

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kabarnya telah menghentikan program rahasia Badan Intelijen Pusat ...