Home > Ragam Berita > Nasional > Miris, PSK di Kalimantan Tengah Rata-rata Berstatus Janda

Miris, PSK di Kalimantan Tengah Rata-rata Berstatus Janda

Lamandau – Baru-baru ini, lima orang PSK di Kafe Sagitarius, tepatnya di Kecamatan Bulik yang tak jauh dari Simpang Sukamara telah terjaring oleh Satpol PP Kabupaten Lamandau, Kalteng.

Miris, PSK di Kalimantan Tengah Rata-rata Berstatus Janda

Ilustrasi

“Saat dilakukan razia dan penertiban pada Rabu, (26/4/2017), kami temukan lima orang PSK di Kafe Sagitarius,” kata Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Lamandau, Sukarelawan Abadi.

Kelima orang PSK tersebut disinyalir berasal dari Pangkalan Bun. Selain merupakan wajah baru, kelima orang tersebut diketahui juga belum pernah terjaring razia sebelumnya. Sedangkan dari segi usia, rata-rata menginjak angka 20 tahun.

“Rata-rata statusnya janda. Setelah kita data dan buat pernyataan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu kita serahkan ke Dinas Sosial,” ungkap Sukarelawan.

Salah seorang sukarelawan membeberkan bahwa mulai sejak Oktober 2014 silam, Kabupaten Lamandau telah dinyatakan steril dari praktik prostitusi. Ketika itu ada 12 lokasi atau tempat hiburan malam (THM) yang sengaja ditutup dengan total PSK sekitar 50 orang. Penutupan tersebut berdasarkan hasil dari kesepakatan dari seluruh unsur pimpinan dan SKPD.

“Pada waktu itu, PSK yang berasal dari luar pulau kita pulangkan. Sementara yang merupakan warga lokal dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Baca Juga : Tak Ingin Jadi Sampah, Ini Rencana Ahok Untuk Karangan Bunganya

Akan tetapi, Sukarelawan tidak membantah apabila ada beberapa orang PSK yang tetap ngotot kucing-kucingan dengan petugas dan tetap saja membuka praktik secara sembunyi-sembunyi.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

KPK Bakal Beberkan OTT di PN Jaksel

KPK Bakal Beberkan OTT di PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan hasil operasi tangkap tangan di Pengadilan Negeri ...