Home > Ragam Berita > KPAI: Tindakan Sally Diluar Akal Sehat

KPAI: Tindakan Sally Diluar Akal Sehat

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkar bicara terkait kejamnya Sally membunuh dan membekukan bayinya di dalam freezer. KPAI menyebut tindakan Sally sudah di luar akal sehat.

KPAI: Tindakan Sally Diluar Akal Sehat

ilustrasi

“Itu di luar nalar, sebenarnya bisa bertanya kan. Kan yang lahir di luar perkawinan bisa punya akta kelahiran atas nama ibu, itu pengetahuan yang harus dimiliki orang tua,” ujar Komisioner KPAI Rita Pranawati saat dihubungi, Sabtu (5/8/2017).

Baca juga : Warga Tanjung Selor Resah Dengan Peremas Payudara Pengendara Motor

Bedasarkan keterangan sementara dari kepolisian, alasan Sally membekukan anaknya di dalam freezer lantaran kesulitan menggali tanah. Terlepas dari pengakuan tersebut, Rita mengatakan kondisi mental Sally perlu diperhatikan.

“Tapi lepas dari itu, memasukkan ke freezer itu masalah kesehatan mental ya, ibu yang sehat mentalnya tak mungkin bisa begitu,” cetus Rita.

Rita mengatakan, perlunya dukungan dari orang-orang terdekat Sally saat ia tengah mengandung. Apalagi, usia Sally masih tergolong muda.

“Yang perlu kita lihat bagaimana tetangganya ini, orang di sekitarnya. Kesehatan mental tak hanya soal diri sendiri, karena melahirkan proses panjang cukup melelahkan. Maka support sekeliling harus ada. Soal kesehatan mental perlu menjadi perhatian,” kata Rita.

Bayi perempuan ditemukan membeku di dalam freezer daging di sebuah tempat pencucian mobil, Tarakan Barat, Kalimantan Utara pada Rabu (2/8/2017). Bayi tersebut adalah anak hasil pernikahan siri Sally dengan suaminya.

Penyidik Satuan Reserse Polres Tarakan berencana menjadwalkan pemeriksaan kondisi kejiwaan Sally. Hasil pemeriksaan kejiwaan nantinya digunakan untuk mengetahui kestabilan emosi Sally.

“Kita rencanakan pemeriksaan oleh psikiater. Kita ada ahli psikiatri yang biasa kita mintai pendapatnya kalau ada kasus-kasus pembunuhan seperti ini,” kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Yusuf, Jumat (4/8/2017).

(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Surabaya Ternyata Dilewati Dua Sesar Aktif, di Wilayah Mana Saja?

Surabaya Ternyata Dilewati Dua Sesar Aktif, di Wilayah Mana Saja?

Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama tim peneliti geologi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 409

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135