Home > Ragam Berita > Nasional > Berulang Kali Ingkar Janji, Menag Cabut Izin Umrah First Travel

Berulang Kali Ingkar Janji, Menag Cabut Izin Umrah First Travel

Jakarta – Baru-baru ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menghentikan penghimpunan dana di biro perjalanan umrah di PT. First Agugerah Karya Wisata alias First Travel. Kini kabar terbaru akibat dari kekisruhan yang terjadi akibat paket promo First Travel adalah dicabutnya izin penyelenggaraan umrah First Travel dari Kementerian Agama (Kemenag).

Berulang Kali Ingkar Janji, Menag Cabut Izin Umrah First Travel

Kantor Biro Perjalanan Umrah First Travel

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakin Saifuddin, mengatakan bahwa pencabutan izin tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“First Travel sebagai biro travel yang kelola perjalanan umrah kita tarik kembali izinnya. Hal ini disebabkan karene mereka beberapa kali sudah ingkar janji dan kecenderungannya sangat mengkhawatirkan. Karena semakin banyak korban yang tidak bisa berangkat umrah sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” uajr Lukman dalam diskusi forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, Sabtu (05/08/2017).

Lukman juga mengatakan bahwa meskipun izin sudah dicabut, namun First Travel masih memiliki kewajiban untuk memberangkatkan atau mengembalikan dana jemaah dan itu harus dilakukan.

Baca juga : Menteri Agama Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Kemenag dalam Kasus 177 WNI Pergi Haji Lewat Filipina

“Pencabutan tidak menghilangkan kewajiban mereka. Yang pertama adalah memberangkatkan yang belum berangkat melalui biro travel yang lain dan yang kedua adalah mengembalikan dana yang sudah disetorkan oleh jemaah,” tegas Lukman.

Penghentian izin ini sudah tertuang dalam surat Pengantar Keputusan Menteri Agama nomor B-3005/Dj/Dt.II.I/4/Hj.09/08/2017 yang diterbitkan pada 3 Agustus 2017. Surat tersebut ditujukan untuk Andika Surachman selaku Pimpinan First Travel dengan alamat kantor Jl. Radar Auri No. 1 RT 04 RW 05, Cisalak, Cimanggis Depok.

“Terlampir kami sampaikan Keputusan Menteri Agama RI nomor 589 Tahun 2017 tanggal 1 Agustus 2017 tentang penjatuhan sanksi administratif pencabutan izin penyelenggaraan PT First Anugerah Karya Wisata sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah,” bunyi surat tersebut.

Kemudian sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 18 tahun 2015. Pimpinan First Travel juga dapat melakukan sanggahan terhadap keputusan tersebut paling lambat selama 14 hari sejak diterimanya surat keputusan ini.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Bawaslu Bakal Panggil KPU sebagai Saksi Ahli Dalam Kasus Ratna Sarumpaet

Bawaslu Bakal Panggil KPU sebagai Saksi Ahli Dalam Kasus Ratna Sarumpaet

Jakarta – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar, mengatakan segera memanggil Komisi Pemilihan ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135