Home > Ragam Berita > Nasional > Formappi Sindir Anggota DPR Yang Sibuk Minta Gedung Baru

Formappi Sindir Anggota DPR Yang Sibuk Minta Gedung Baru

Jakarta – Beberapa waktu DPR mengajukan anggaran sebesar Rp 5.728.308.210.000 atau Rp 5,7 triliun untuk operasional di Tahun Anggaran 2018. Rinciannya Rp 4.024.410.881.000 untuk satuan kerja dewan dan sebesar Rp 1.703.897. 329.000 diperuntukkan bagi kesekretariatan DPR.

Formappi Sindir Anggota DPR Yang Sibuk Minta Gedung Baru

Gedung DPR

Permintaan anggaran DPR sebesar Rp 5,7 triliun untuk Tahun Anggaran 2018 itu pun dianggap wajar oleh pimpinan DPR karena besarannya hanya 0,35 persen dari APBN 2018. Kenaikan anggaran dari tahun ini sebesar Rp 4,26 triliun juga akan digunakan untuk berbagai keperluan pada tahun 2018.

Salah satunya adalah untuk pembangunan kompleks DPR di lahan bekas Taman Ria Senayan, seperti gedung DPR bariu sampai apartemen untuk anggota DPR.

Mendengar hal tersebut, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI fokus kerja membuat undang-undang dan mengesampingkan keinginan membangun gedung parlemen baru.

Baca juga : Ketum PPP Kritisi Permintaan Apartemen Untuk Anggota DPR

“DPR sudah tidak mampu kerja. Fokus belajar kerja saja, jangan sibuk bangun gedung baru. Biarlah itu tugas DPR periode mendatang,” kata Lucius di Jakarta, Senin (14/08/2017).

Menurutnya, waktu yang tersisa bagi DPR periode saat ini tidak terlalu lama. Karena itu, lebih baik digunakan untuk hal-hal yang berguna.

“Waktu yang tersisa lebih baik hasilkan sesuatu yang bisa dikenang orang DPR periode ini. Jadi jangan DPR sekarang buat kebijakan yang membebankan DPR selanjutnya,” jelasnya.

Lucius juga menambahkan bahwa wajar saja publik ingin agar DPR fokus bekerja dan tegas menolak rencana pembangunan gedung DPR baru sampai apartemen DPR. Alasannya, publik sudah tidak oercaya dengan kinerja DPR.

“Rencana pembangunan itu sudah muncul lama. Tapi penolakan yang utama itu lebih-lebih karena DPR tidak bisa dipercaya. DPR gagal buktikan kepada publik layak dipercaya. Kinerja legislasi saja rendah,” ujarnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Dosen ITB Kritik Anies Terkait Penggunaan Waring di Kali Item

Dosen ITB Kritik Anies Terkait Penggunaan Waring di Kali Item

Jakarta – Untuk menanggulangi Kali Item yang terkenal dengan baunya yang menyengat, kali ini Anies ...