Home > Ragam Berita > Nasional > Petani di Lamongan Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Petani di Lamongan Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Lamongan – Berprofesi sebagai seorang petani tak membuat seorang pria bernama Mohammad Rochim Setiawan (34) merasa puas. Untuk menambah pundi-pundi uangnya, warga Desa Jelakcatur Kecamatan, Kalitengah, Kabupaten Lamongan, ini juga memiliki pekerjaan sambilan sebagai kurir narkoba jenis sabu.

Petani di Lamongan Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Petani di Lamongan Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Sepak terjang Rochim sebagai kurir sabu terhenti setelah dirinya tertangkap anggota Sattnarkoba Polres Gresik. Pelaku ditangkap ketika mengirim sabu-sabu di Jalan Raya Padangbandung, Kecamatan Dukun, Gresik. Dalam penggeledahan, polisi menyita sabu-sabu seberat 0.98 gram di kantong celana pelaku.

Awal penangkapan pelaku, polisi terlebih dulu melakukan penyelidikan terhadap tempat transaksi di Jalan Raya Padangbandung. Dan pada hari kamis (17/08/2017) malam kemarin polisi mendapati pelaku hendak mengirim barang. Saat pelaku melintas dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Spin nopol L 4186 TX, kemudian polisi mengejar dan berhasil menangkap pelaku.

Pelaku bersama beberapa barang bukti akhirnya dibawa menuju Mapolres Gresik. Dia dimintai keterangan dan disuruh menjelaskan asal usung barang haram tersebut.

Baca juga : Bagaimana Cara Membedakan Garam Asli dan Palsu ? Simak Disini

“Saya dapat dari Surabaya dan itu hanya mengantar saja. Tidak ikut pakai, hanya mengantar,” aku Rochim.

Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Chotib Widiyanri menyatakan bahwa pelaku memang seorang kurir sabu. Keseharian pelaku adalah petani yang menggarap sawahnya sendiri. Mungkin karena terdesak ekonomi, pelaku nekat membantu bandar dan pengedar memberikan sabu kepada konsumen.

“Setiap menyediakan barang dan menjualkan barang dia dapat upah. Jadi, dari atas dan bawah dia dapat hasil,” jelasnya.

Barang bukti lainnya yang juga diamankan polisi ada bungkus rokok dan ponsel. Pelaku juga akan dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114 UU nomor 35 Tahun 2009 terkait Narkotika. Ancaman bagi pelaku antara satu tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup.

“Masih kami kembangkan kepada pelaku lainnya,” tegasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Deddy Mizwar Optimis Jokowi-Ma'ruf Bakal Menang di Jawa Barat

Deddy Mizwar Optimis Jokowi-Ma’ruf Bakal Menang di Jawa Barat

Jakarta – Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Deddy Mizwar mengaku sangat ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135