Home > Ragam Berita > Nasional > Warga di Delapan Kabupaten Mulai Mengungsi Terkait Status Awas Gunung Agung

Warga di Delapan Kabupaten Mulai Mengungsi Terkait Status Awas Gunung Agung

Jakarta – Sebanyak 15.142 warga yang tersebar di 125 lokasi mulai mengungsi pasca naiknya status aktivitas Gunung Agung di Bali menjadi “Awas” pada Jumat (22/9/2017) malam.

Warga di Delapan Kabupaten Mulai Mengungsi Terkait Status Awas Gunung Agung

“Sejak status awas ditetapkan pada Jumat (22/9/2017) pukul 20.30 WITA, petugas sudah melakukan evakuasi masyarakat keluar dari daerah yang berbahaya,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho Sutopo, Sabtu (23/9/2017).

Dari data yang tercatat pada Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, warga dari delapan kabupaten di sekitar Gunung Agung mulai mengungsi. Mereka berasal dari Kabupaten Badung, Bangli, Buleleng, Denpasar, Gianyar, Karangasem, Klungkung dan Tabanan.

Pengungsi di Badung mencapai 35 jiwa pada lima lokasi, Bangli 465 jiwa di 17 lokasi, Buleleng 2.423 jiwa di 10 lokasi, Denpasar 343 jiwa di enam titik, Gianyar 182 jiwa di sembilan lokasi, Karangasem 7.852 jiwa di 54 lokasi, Klungkung 3.590 jiwa di 21 lokasi dan Tabanan 252 jiwa di tiga lokasi.

“Diperkirakan jumlah pengungsi masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan oleh BPBD Bali. Pengungsi berada di gedung olahraga, balai desa banjar, rumah penduduk dan kerabatnya,” jelas Sutopo.

Untuk memudahkan informasi dan pengumpulan bantuan, BPBD Bali telah membangun Posko Tanggap Darurat.

“BPBD Bali telah membangun Posko Tanggap Darurat. Untuk data dan bantuan bagi para pengungsi bisa menghubungi ‘call center’ Pusdalops Denpasar di 0361-223333 atau ’emergency call’ Denpasar 112,” jelasnya.

Sedangkan untuk mereka yang ingin memberikan bantuan dan donasi dapat diserahkan melalui satu pintu, yakni ke Posko Utama Satgas Siaga Darurat yang beralamat di Dermaga Cruise Tanah Ampo, Manggis, Kabupaten Karangasem yang dikoordinasi Subadi dengan “call center” 081353965324.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Sempat Diresmikan, Bagaimana Nasib OK OCE Mart Sekarang ?

Sempat Diresmikan, Bagaimana Nasib OK OCE Mart Sekarang ?

Jakarta – OK OCE Mart pertama kali di Jakarta berada di Jalan Cikajang, Jakarta Selatan, ...