Jakarta – Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tentang kebangkitan PKI, Sirojudin Abbas menjelaskan bahwa hanya 5,4 persen saja yang menganggap kondisi saat ini kurang aman. Adapun 0,1 persen responden menilai kondisi saat ini tidak aman sekali.

Survey, Hanya 5,4 Persen Responden Yang Menganggap Indonesia Dalam Kondisi Kurang Aman

Sedangkan 76,5 persen responden menilai kondisi saat ini cukup aman dari ancaman kekuatan tertentu. Bahkan, 12,3 persen responden menyebut kondisi saat ini sangat aman.

Sirojudin sudah menjelaskan bahwa “Secara umum warga merasa sangat aman atau cukup aman dari berbagai ancaman bagi keamanan,”

Sementara soal isu tentang ancaman kebangkitan PKI, ternyata mayoritas responden tak percaya. Ada 86,8 persen responden yang tidak setuju dengan isu itu.

“Mayoritas warga (86,8 persen) tidak setuju bahwa sekarang sedang terjadi kebangkitan PKI. Yang setuju hanya 12,6 persen,” sebut Sirojudin.

Namun, survei SMRC itu juga menunjukkan hasil menarik. Mayoritas pihak yang setuju terhadap isu tentang kebangkitan PKI adalah pendukung Prabowo Subianto ataupun pemilih Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dari 4,4 persen responden yang menyatakan massa pemilih PKS , 37 persen di antaranya mengaku setuju dengan anggapan tentang kebangkitan PKI. Dari angka itu, 58 persen di antaranya menilai isu kebangkitan PKI telah menjadi ancaman.

“Namun mayoritas massa pemilih PKS atau sekitar 63 persen tetap menyatakan tidak setuju,” tutur Sirojudin.

Sedangkan dari 10,2 persen responden pemilih Partai Gerindra, sebanyak 20 persen menyatakan setuju dengan isu tentang kebangkitan PKI. Sementara 80 persen lainnya menyatakan tidak setuju.

(Ikhsan Djuhadnar – harianindo.com)