Home > Ragam Berita > Nasional > BNN Tegaskan Bakal Dibantu TNI Dalam Berantas Bandar Narkoba

BNN Tegaskan Bakal Dibantu TNI Dalam Berantas Bandar Narkoba

Makassar – Badan Narkotika Nasional (BNN) melibatkan unsur TNI dalam memerangi peredaran narkotika yang sudah sangat meresahkan bangsa mengingat jumlah pengguna berdasarkan data BNN mencapai 6,4 juta jiwa di 2016.

BNN Tegaskan Bakal Dibantu TNI Dalam Berantas Bandar Narkoba

BNN

“Saya terpikir tugas berperang adalah TNI, kenapa tidak dilibatkan TNI masuk BNN untuk memerangi para bandar narkoba yang merusak generasi bangsa kita,” ucap Kepala BNN Komjen Budi Waseso saat orasi ilmiah di tribun Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/10/2017).

Menurut dia, Panglima TNI juga serius akan memberantas peredaran narkoba, namun ketakutannya nanti melanggar HAM. Maka dari itu, kata dia, dilakukan inovasi menjadikan TNI bagian dari BNN, ternyata inovasi ini disambut baik semua pihak.

Selain itu, TNI selama ini dilatih untuk berperang, namun nyatanya hanya sebatas latihan dan tidak pernah perang sungguhan. Salah satu pasukan andalan TNI adalah Gultor, prajurit terlatih dan dilatih, sehingga ada masukan melibatkan mereka memerangi bandar narkoba.

Baca juga: Resmi, APBD Perubahan DKI Jakarta 2017 Mencapai Rp 71,89 Triliun

“Prajurit terlatih ini seharusnya melawan para bandar besar, bukan sebagai penegak hukum tapi bagaimana penyelamatan negara, sebab sudah banyak cara dilakukan tapi tidak maksimal. Musuh negara adalah bandar, bandar musuh negara dihadapi TNI,” papar pria disapa akrab Buwas ini.

Pria berpangkat bintang tiga ini menegaskan, pihaknya akan bertanggungjawab apabila nantinya TNI menembak mati para bandar dan pemasok narkoba ke Indonesia, mengingat jumlah pengguna narkoba telah mencapai 6,4 juta jiwa pada 2016. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Jakarta – Mengaku bernama Ridwan, seorang yang berprofesi sebagai pedagang ini mengadu kepada Anies Baswedan ...