Home > Ragam Berita > Nasional > Habib Rizieq Berikan Dukungan kepada La Nyalla untuk Maju Pilkada Jatim

Habib Rizieq Berikan Dukungan kepada La Nyalla untuk Maju Pilkada Jatim

Surabaya – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mendapat dukungan untuk maju Pilkada Jawa Timur dari petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, ketika keduanya bertemu di Mekkah.

Habib Rizieq Berikan Dukungan kepada La Nyalla untuk Maju Pilkada Jatim

Mantan Ketua Umum Kadin Jatim dan PSSI La Nyalla

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Surabaya, Kamis, La Nyalla mengaku bertemu Rizieq di restoran khas Arab tak jauh dari Masjidil Haram, dan berbincang selama dua jam terkait niatan maju Pilkada Jawa Timur.

Rizieq, kata La Nyalla, memberi dukungan dia maju dan memberi dua pesan sebagai modal, yakni pertama niat menjadi kepala daerah dengan ikhlas karena Allah Ta’ala untuk membantu umat.

“Jangan ada niat lain, dan yang kedua Rizieq minta saya untuk pamitan dan minta doa kepada semua ulama di Jawa Timur dengan mendatangi semua serta jangan dilihat mereka mendukung siapa. Apakah mereka mendukung Saifullah atau Khofifah. Datangi semua untuk minta doa sebagai bagian dari akhlak,” katanya.

La Nyalla mengatakan, Rizieq bersama para ulama dan habib siap mendukung ikhtiarnya untuk memenangi Pilkada Jawa Timur 2018.

Baca juga: Puluhan saksi Kasus BLBI Diperiksa KPK

La Nyalla menyambut baik dan berterima kasih atas dukungan yang disampaikan Habib Rizieq kepada dirinya, dan berjanji untuk memenuhi dua wejangan yang diminta orang nomor satu di FPI itu.

“Mumpung ini di Tanah Suci, disaksikan Habib Rizieq, saya nyatakan bahwa saya maju Pilkada Jawa Timur dengan niat tulus ikhlas karena Allah SWT, untuk umat. Tidak ada niat jelek atau niat kotor lain,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Bakal Benahi Alur Pengaduan Warga di Balai Kota

Anies Bakal Benahi Alur Pengaduan Warga di Balai Kota

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan warga tidak pernah dilarang datang ke Balai ...