Home > Ragam Berita > Nasional > Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 11 saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

“Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap 11 orang dalam kasus indikasi gratifikasi terhadap Bupati Kutai Kartanegara dengan tersangka Rita Widyasari,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta pada Selasa (17/10/2017).

Febri menyatakan sembilan saksi itu diperiksa di Polres Kota Malang dan dua saksi lainnya diperiksa di gedung KPK, Jakarta. Dia menyatakan pemeriksaan terhadap sembilan saksi di Kota Malang dilakukan karena kediaman para saksi di Malang. Sementara saksi yang diperiksa adalah direksi dan karyawan PT Citra Gading Asritama (CGA).

“Penyidik mendalami informasi terkait indikasi pemberian gratifikasi terhadap tersangka Rita Widyasari,” kata Febri.

KPK menetapkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan dua orang lainnya sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kutai Kertanegara.

Diduga sebagai pihak penerima dalam kasus suap, yaitu Rita Widyasari sementara diduga sebagai pemberi, yakni Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun.

Baca juga: Inilah Alasan Pengacara Buni Yani Tampik Seluruh Tuntutan JPU

Sedangkan diduga sebagai penerima gratifikasi, yakni Rita Widyasari dan komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin.

Hery Susanto Gun diduga memberikan uang sejumlah Rp6 miliar kepada kepada Rita Widyasari terkait pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman kepada PT Sawit Golden Prima. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

KPK Tegaskan Tidak Akan Berikan Sel Istimewa untuk Setnov

KPK Tegaskan Tidak Akan Berikan Sel Istimewa untuk Setnov

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan tidak mengistimewakan tersangka Setya Novanto di tahanan Klas I ...